OK-REVIEW - Article Review, Book Review, Essay Review

TEORI DETERMINISME DI INDONESIA

Baik teori determinisme, teori interaksionisme maupun teori kognisi adalah teori-teori yang dikembangkan di Barat, yang berawal dari pemikiran Barat, khususnya yang berakar dari falsafah Aristoteles (384-322 SM). Aristoteles dalam teorinya tentang logika, berpendapat bahwa segala sesuatu di jagat raya ini terbagi- bagi dalam jeriis’-jenis dan golo’ngan-golongan. Suatu hal tidak’ mungkin termasuk dalamdua golongan sekaligus; Manusia

ARTI JALAN PINTAS MENTAL

Dalam proses kognisi manusia sering kali menggunakan jalan pintas mental (heuristics) untuk sampai pada suatu kesimpulan atau atribusi. Jalan pintas itu digunakan untuk mempercepat proses dan menghemat energi. Dengan kata lain dalam mental digunakan demi efisiensi. Misalnya, jika kita sedang berjalan di jalan yang gelap dan sepi tiba-tiba kita melihat orang berjaket kulit dan bercelana

ARTI PERSEPSI SOSIAL

Persepsi dalam pengertian psikologi adalah proses pencarian informasi untuk dipahami. Alat untuk memperoleh informasi tersebut adalah pengindraan (penglihatan, pendengaran, peraba dan sebagainya). Sebaliknya, alat untuk memahaminya adalah kesadaran atau kognisi. Dalam hal persepsi mengenai orang itu atau orang-orang lain dan untuk memahami orang dan orang-orang lain, persepsi itu dinamakan persepsi sosial dan kognisinya pun dinamakan

TEORI-TEORI ATRIBUSI

Malloy & Albright (1990) dalam penelitiannya menemukan bahwa di antara orang-orang yang sudah saling mengenal ada dua hal yang berpengaruh pada persepsi dan atribusi sosial yaitu orang yang dipersepsikan (target) dan orang yang melakukan persepsi itu sendiri atau pengamat (perceiver). Temuan ini mendukung dua teori tentang proses pembentukan atribusi. Teori itu adalah sebagai berikut. 1.
Page 1 of 960:1 2 3 4 5 6 » Last »