TUJUAN PENDIDIKAN DALAM ADAT MINANG

By On Thursday, October 31st, 2013 Categories : Antropologi

Di dalam adat Minang terdapat dua aliran kepemimpinan, demokrasi (mufakat) dan otokrasi (kamanakan barajo ka mamak, mamak barajo ka pangulu). Keduanya bersifat tarik menarik yang sekali gus berfungsi saling kontrol (check and balance), sehingga adat Minang tidak akan terjerumus menjadi liberal karena keegalitariannya. Di dalam struktur masyarakat Minangkabau yang menganut sistem kekeluargaan matrilineal, ibu merupakan pendidik utama dalam adat dan disebut bundo kanduang yang berarti ibu sejati. Landasan Pendidikan adat Minang adalah tauhid (keesaan Tuhan), yang terlukis di dalam mamangan adat, “Adat basandi syarak, syarak basandi kita builah”. Segala sesuatu yang di alam ini adalah milik dan ciptaan Tuhan. Tujuan utama pendidikan adat Minang adalah mencari kebenaran. Yang terlukis di dalam mamangan adat “pangulu barajo ka mufakat, mufakat barajo ka nan bana, Nan Bana (Al Haq) badiri sandirinyo” (Penghulu tunduk kepada mufakat, mufakat tunduk kepada kebenaran, Yang Benar berdiri sendirinya). Adanya kesamaan antara ajaran adat yang bersumber pada alam jagat raya yang nyata dengan ajaran Islam yang juga menganut ajaran “alam ini adalah ayat-ayat Tuhan”, maka hal ini memperkuat bahwa materi pendidikan adat Minang lebih cenderung bersifat rasional dari pada emosional. Materi pendidikan Adat Minang mengandung unsur rasionalitas yang mendorong peran akal disebutkan dalam mamangannya “Alam takambang jadi guru”. yang bermakna sebab akibat dan penanaman budi baik berbasis keikhlasan. Oleh karena itu semua materi pendidikan adat Minang yang bersumber dari alam itu berintegrasi dengan nilai-nilai. Adat Minang mengandung materi pendidikan yang bertujuan untuk pengembangan watak baik secara ketauhidan sebagai yang mendasari semua iimu pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang dimaksud oleh Brubacher dengan the truth; ilmu kemasyarakatan dan akhlak (budi pekerti) sebagaimana yang dimaksud dengan nilai-nilai (the good) dan nilai keindahan (estetika) seperti emosi, sastra dan kehalusan berbahasa (basa-basi), dan lain lain.

TUJUAN PENDIDIKAN DALAM ADAT MINANG | ok-review | 4.5