PENINGKATAN KOMPETENSI KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENGURANGI PENGANGGURAN

By On Wednesday, November 13th, 2013 Categories : Antropologi

Dalam ekonomi makro, masalah tenaga kerja merupakan hal yang penting karena dari sisi penawaran tenaga kerja (supply side) merupakan salah satu faktor produksi, di samping modal dan teknologi. Produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu penentu pertumbuhan ekonomi. Semakin produktif tenaga kerja, semakin tinggi pula nilai tamlaah dan output yang dihasilkan. Adalah logis tumbuhnya ekonomi diperlukan tambahan input, khususnya tenaga kerja. Keberhasilan kebijakan makro ekonomi dapat diukur dari keberhasilan penyerapan tenaga kerja (kesempatan kerja), di samping pengendalian inflasi dan defisit neraca pembayaran. Dilihat dari aspek pecepatan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Indo-nesia adalah salah satu negara berkembang yang mengalami perubahan yang relatif lebih lambat di dalam kehidupan masyarakat global. Perlambatan perubahan terutama disebabkan karena sistem pendidikan kita yang kurang mampu mengikuti percepatan perkembangan Ilmu pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang sangat cepat dan kompleks, di samping faktor kultur dan ekonomi. Apabila bangsa Indonesia tidak bisa mengikuti perubahan yang terjadi melalui penyiapan SDM yang berkualitas, dipastikan bangsa Indonesia akan semakin tertinggal dan tersisih dari persaingan masyarakat global. Era globalisasi yang didukung oleh percepatan perkembangan IPTEK yang sedang dilalui saat ini, menuntut setiap individu untuk memiliki kompetensi minimal yang dipersyaratkan untuk bisa berpartisipasi di dalamnya. Era globalisasi ditandai oleh perubahan yang cepat dan tidak terduga, arus informasi mengalir sangat deras, dan persaingan tenaga kerja semakin terbuka. Oleh karena itu, manusia yang bisa hidup layak pada era globalisasi adalah mereka yang memiliki pengetahuan, penuh prakarsa (kreatif) dan daya saing yang tinggi. Apabila bangsa Indonesia tidak ingin tersisih dari persaingan global, tidak ada pilihan lain kecuali berusaha untuk meningkatkan kualitas SDM, sehingga memiliki kompetensi minimal yang dipersyaratkan untuk bisa hidup pada era globalisasi, yaitu SDM yang memiliki pengetahuan memadai, penuh prakarsa dan daya saing yang pada gilirannya mampu bersaing dengan tenaga asing yang akan berdatangan ke Indonesia atau berkompetisi untuk merebut peluang usaha dan bekerja di luar negeri.
Oleh karena tenaga kerja produktif dan profesional dilahirkan dari SDM yang memiliki pengetahuan, kompetensi, prakarsa dan daya kreasi yang memadai di bidangnya. Manila Declaration yang dilakukan tahun 2007 yang lalu, yaitu melalui ASEAN UNION, mengisyaratkan bahwa dalam hal tenaga kerjapun akan terjadi arus migrasi tenaga kerja secara besar-besaran di antara sesama negara ASEAN. Intinya adalah SDM yang mempunyai kompetensi di bidang tertentu, akan berpeluang yang sama untuk memasuki dunia lapangan kerja di lingkungan ASEAN tanpa ada hambatan apapun dari sesama negara ASEAN. Era globalisasi menuntut setiap individu dapat mengembangkan kompetensi teknisnya sejalan dengan perkembangan IPTEK, kemampuan menggali informasi (searching information), dan kemampuan berkomunikasi minimal dalam salah satu bahasa asing, apabila tidak, maka kita akan tergilas oleh derasnya arus globalisasi.

PENINGKATAN KOMPETENSI KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENGURANGI PENGANGGURAN | ok-review | 4.5