PENGERTIAN WACANAPATI IMBAL WACANA

By On Sunday, March 30th, 2014 Categories : Filsafat, Review

PENGERTIAN WACANAPATI IMBAL WACANA – Penuturan lu­hur (pitutur luhur) yang dituangkan dalam kehidupan “kekadangan” (kemitraan akrab) pada tahun 1936 di Wates, Yogyakarta, oleh Ki Hardjoirono dengan Mangunardi sebagai penerusnya. Anggotanya ter­sebar di lima propinsi, yaitu D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Lampung.
Ajaran penuturan ini bersifat ilmu kebatinan yang mengusahakan tercapainya kesempurnaan hidup da­lam mengakhiri siklus kehidupan di bumi. Penghayat­an dilakukan dengan semadi berbaring membujur ke utara di kamar khusus, berpakaian sopan dan bersih, dengan badan dan pikiran yang bersih pula, mema­kai alas dan mengucapkan doa. Persujudan bersama dilakukan pada setiap hari kamis malam menjelang jumat. Upacara bingatan (pembukaan jalan spiritual untuk pertama kali) dilakukan di lapangan terbuka.

PENGERTIAN WACANAPATI IMBAL WACANA | ok-review | 4.5