PENGERTIAN UTIHAD

By On Tuesday, March 25th, 2014 Categories : Antropologi, Review

PENGERTIAN UTIHAD. Secara bahasa berarti mengerjakan sesuatu dengan kesungguhan. Dalam Islam, ijtihad adalah usaha menetapkan hukum syariat dengan mengguna­kan seluruh kemampuan. Ulama Islam menetapkan berbagai syarat untuk berijtihad, yaitu (1) mengetahui dengan baik nas-nas al-Quran dan Sunnah; (2) menge­tahui masalah yang mujma alaih (sudah disepakati oleh para ulama); (3) mengetahui ilmu Ushul Fiqh; (4) mengetahui masalah nasikh dan mansukh; (5) mengetahui kaidah fikih; (6) mengetahui asyraru ‘l-syari’ah (rahasia ajaran Islam); (7) menguasai ba­hasa Arab dengan baik. Ruang lingkup ijtihad ada­lah masalah bersifat cabang (furu’) dan tidak jelas dalilnya (zhanni). Ijtihad secara garis besar dibagi da­lam dua bentuk: menetapkan hukum (darku ‘1-ahkam) dan menerapkan hukum (tathbiqu ‘I-ahkam).
Orang yang melakukan ijtihad disebut mujtahid. Para ulama membedakan mujtahid dalam beberapa tingkatan, yaitu (1) mujtahid fi ‘l-syar’i, ulama yang membangun mazhab sendiri dan mujtahidnya disebut juga mujtahid muthlaq atau mujtahid mustaqil; (2) mujtahid fi ‘l-madzhab, ulama yang menisbahkan dirinya mengikuti suatu mazhab tertentu, tetapi da­lam beberapa hal mempunyai mujtahid berbeda de­ngan imam mazhabnya; (3) mujtahid fi *l-masail, ulama yang berijtihad hanya dalam beberapa masa­lah, sedangkan dalam masalah pokok ia tetap meng­ikuti suatu mazhab; (4) mujtahid muqayyah, ulama yang mengetahui pendapat para ulama terdahulu, te­tapi ia mengikuti pendapat yang ia anggap kuat. Saat ini disadari bahwa ijtihad individual sudah sukar, ka­rena itu dianjurkan agar ada ijtihad kolektif (jama’i) yang melibatkan berbagai keahlian.

PENGERTIAN UTIHAD | ok-review | 4.5