PENGERTIAN UKURAN KONSENTRASI

By On Sunday, December 8th, 2013 Categories : Ekonomi

COMPUTER / KOMPUTER adalah alat/mesin elektronik yang dapat menerima data berupa huruf dan angka dalam bentuk yang telah ditetapkan sebelumnya, menyimpan dan memproses data tersebut sesuai dengan perintah-perintah yang ada dalam program dan data yang telah dianalisis. Komputer secara dramatis telah meningkatkan produktivitas dalam memproses data perdagangan dan dunia usaha; sebagai contoh, sistem disain dan sistem komputerisasi perdagangan telah meningkatkan kecepatan dan biaya, di mana komponen atau produk baru dapat dikenakan sesuai dengan jadwal; komputerisasi di bidang distribusi dan sistem pengawasan persediaan barang seperti Electronic Point of Sale (EPOS) telah membantu meminimumkan pemegangan persediaan barang dan meningkatkan pelayanan bagi langganan; komputer telah mengambil alih dengan cepat pekerjaan pembukuan secara manual, seperti catatan penjualan perusahaan dan pembayaran gaji. Komputer juga memainkan peranan penting dalam mempercepat tanggapan terhadap perubahan permintaan dan penawaran pasar barang dan pasar uang melalui pemrosesan dan pelaporan transaksi yang cepat. Lihat STOCK EXCHANGE, AUTOMATION, MASS PRODUCTION.
CONCENTRATION MEASURES / UKURAN KONSENTRASI adalah ukuran konsentrasi distribusi perusahaan yang terjadi dalam kegiatan ekonomi. Ukuran konsentrasi yang paling luas adalah konsentrasi agregat, yang melihat pangsa keseluruhan kegiatan hanya berdasarkan pada perusahaan- perusahaan yang paling besar saja. Sebagai contoh, proporsi total output industri dihitung berdasarkan 200 perusahaan terbesar atau pangsa output yang diproduksi 100 perusahaan terbesar. Ukuran kriteria yang berbeda pun dapat digunakan, misalnya penjualan, output, jumlah tenaga kerja dan modal yang dipakai, di mana setiap kriteria ini karena perbedaan dalam intensitas modal dapat memberikan hasil yang sedikit berbeda. t Beberapa ukuran yang dipakai memberikan pandangan secara nasional dari konsentrasi dan bagaimana ukuran tersebut berubah dari waktu ke waktu. Walaupun ukuran konsentrasi agregat sangat berguna, namun ukuran tersebut terlalu luas bagi tujuan analisis ekonomi di mana ukuran konsentrasi agregat hanya didasarkan pada kinerja berbagai pasar. Karena itu ahli ekonomi telah mengembangkan beberapa ukuran konsentrasi PASAR (MARKET) yang mencoba untuk mengukur KONSENTRASI PENJUAL ATAU PEMBELI (SELLER OR BUYER CONCENTRATION) . Ukuran yang paling umum dipakai adalah PERBANDINGAN KONSENTRASI (CONCENTRATION RATIO), yang mencatat persentase penjualan di pasar yang dihitung berdasarkan jumlah perusahaan yang paling besar dalam pasar tersebut. Di Inggris adalah hal yang biasa untuk menghitung rasio konsentrasi dari tiga atau lima perusahaan yang paling besar, sementara di Amerika Serikat perbandingan konsentrasi dari empat perusahaan cenderung digunakan. Namun demikian, perbandingan konsentrasi hanya mencatat konsentrasi penjualan di satu titik sepanjang kurva konsentrasi kumulatif. Hal ini menyulitkan untuk membandingkan kurva konsentrasi di dua pasar yang berbeda, seperti A dan B dalam gambar, di mana kurva-kurva tersebut berpotongan. Sebagai contoh, dengan memakai perbandingan konsentrasi tiga perusahaan, pasar A lebih terkonsentrasi sementara dengan memakai perbandingan lima perusahaan menunjukkan pasar B lebih terkonsentrasi. Sebagai alternatif dipakai indeks konsentrasi yang disebut index Herfindahl dengan memperhatikan jumlah dan pangsa pasar dari semua perusahaan yang ada dalam pasar. Indeks Herfindahl dihitung dengan menjumlahkan pangsa dari semua perusahaan dalam kuadrat. Indeks dapat bervariasi antara nol di mana banyak perusahaan besar yang sama ukurannya. Ukuran konsentrasi seperti perbandingan konsentrasi dan indeks dikenal sebagai ukuran konsentrasi absolut karena ukuran-ukuran ini berkaitan dengan pangsa pasar dari jumlah absolut perusahaan vang ada. Berbeda halnya dengan ukuran konsentrasi relatif yang berkaitan dengan ketidakadilan dalam pangsa total yang diproduksi perusahaan dalam pasar. Beberapa ketidakwajaran dapat ditunjukkan dalam kurva Lorenz. Garis diagonal menunjukkan distribusi pangsa perusahaan yang sempurna. Sedangkan garis yang menyimpang dari garis diagonal merupakan indikasi adanya konsentrasi penjualan. Sebagai contoh, garis diagonal menunjukkan bahwa diharapkan 50% penjualan di pasar merupakan hasil penjualan total industri, sementara kenyataannya 50% penjualan di pasar, hanya 25% saja yang berasal dari total penjualan industri, seperti yang digambarkan oleh kurva Lorenz. Koefisien Gini memberikan kesimpulan ukuran konsentrasi kuna Lorenz, dengan menghitung penyimpangan dari garis diagonal. Hal ini ditunjukkan dengan membagi bidang yang gelap (area antara kuna Lorenz dengan garis diagonal) dengan seluruh bidang di atas garis diagonal. Nilai dari koefisien Gini antara nol (merata secara sempurna) sampai dengan satu (sangat tidak merata).
Dalam kenyataannya, sebagian besar studi mengenai konsentrasi pasar memakai perbandingan konsentrasi yang dihitung berdasarkan data yang diperoleh dari sensus produksi.

PENGERTIAN UKURAN KONSENTRASI | ok-review | 4.5