PENGERTIAN TEORI KUANTITAS UANG

By On Tuesday, January 21st, 2014 Categories : Ekonomi

QUANTITY DEMANDED / KUANTITAS YANG DIMINTA adalah jumlah dari suatu PRODUK (PRODUCT) atau FAKTOR PRODUKSI (FACTOR OF PRODUCTION) yang dibeli oleh para konsumen (atau perusahaan) pada suatu periode waktu tertentu. Kuantitas atau jumlah yang diminta dari suatu produk tergantung pada harga produk itu sendiri, pendapatan konsumen, harga dari produk substitusi, dan lain sebagainya. Lihat DEMAND FUNCTION, DEMAND CURVE, DERIVED DEMAND.
QUANTITY SUPPLIED / KUANTITAS YANG DITAWARKAN adalah jumlah dari suatu PRODUK (PRODUCT) (atau FAKTOR PRODUKSI (FACTOR OF PRODUCTION)) yang ditawarkan oleh para pemasok untuk dijual dalam suatu waktu tertentu. Kuantitas atau jumlah yang ditawarkan dari suatu produk tergantung ‘pada harga produk itu sendiri, harga dari faktor masukan, tingkat teknologi, dan lain sebagainya. Lihat SUPPLY FUNCTION, SUPPLY CURVE.
QUANTITY THEORY OF MONEY / TEORI KUANTITAS UANG adalah suatu teori yang memperlihatkan hubungan langsung antara PENAWARAN UANG (MONEY SUPPLY) dan TINGKAT HARGA (PRICE LEWL) umum dalam suatu perekonomian. Identitas dasar yang mendasari teori kuantitas pertama kali dikembangkan oleh Irving Fisher (1867-1947) pada tahun 1911. Persamaan Fisher menyatakan bahwa:
MV = PT
di mana M adalah jumlah uang; V adalah PERCEPATAN DARI PERPUTARAN (VELOCITY OF CIRCUIATION) uang (jumlah waktu rata-rata £ atau $ berubah atau berpindah tangan dalam membiayai transaksi-transaksi selama satu tahun); P adalah tingkat harga umum, dan T adalah jumlah transaksi atau jumlah total barang dan jasa yang ditawarkan.
Hubungan di atas adalah benar menurut definisi apabila total pengeluaran uang pada barang-barang dan jasa-jasa (MV) dalam satu periode adalah sama dengan nilai uang dari barang-barang dan jasa-jasa yang diproduksi (PT), dan keempat notasi tersebut didefinisikan sedemikian rupa sehingga identitas tersebut terpenuhi. Akan tetapi, identitas tersebut dapat diubah ke dalam suatu bentuk persamaan yang dapat diuji kebenarannya dengan mengasumsikan bahwa percepatan dari perputaran uang adalah konstan atau berubah secara lambat.
Para ahli ekonomi pada Universitas Cambridge merumuskan kembali teori tradisional tentang kuantitas uang dengan menekankan hubungan antara jumlah uang dalam suatu perekonomian (M) dan pendapatan terakhir (Y) dari bentuk persamaan MV = Y. Percepatan perputaran pendapatan (persamaan Cambridge) menjadi:
PT
V = —
M
di mana V adalah jumlah waktu rata-rata persediaan uang dari suatu perekonomian berpindah tangan dalam pembelian barang-barang jadi dan jasa-jasa. Contoh, katakanlah Y sebagai produk nasional bruto, maka apabila suatu negara mempunyai PNB sebesar £ 5,000 juta dan persediaan uang rata-rata (M) dalam satu tahun sebesar £1,000 juta, maka V adalah sebesar 5. Percepatan tidak dapat diteliti secara langsung dan karenanya ditetapkan dengan menggunakan Y dan M, yang merupakan angka-angka yang mungkin dapat dihitung dari statistik pemerintah.
Notasi V yang digunakan dalam persamaan Cambridge adalah tidak sama dengan V yang digunakan dalam teori tradisional tentang kuantitas uang Fisher. Dalam persamaan Fisher, MV = PT, apabila disusun kembali akan memberikan:
M jumlah transaksi dalam periode tersebut, T, mencakup semua transaksi untuk barang-barang dan jasa-jasa riil ditambah dengan transaksi-transaksi ‘ keuangan. Dalam persamaan Cambridge, PT (di mana P = tingkat harga rata-rata digantikan oleh Y yang tidak mencakup seluruh transaksi, akan tetapi hanya mencakup transaksi-transaksi yang menghasilkan pendapatan akhir. Perumusan ini memungkinkan para ahli ekonomi Cambridge untuk menekankan pendapatan riil ( yaitu, barang-barang jadi dan jasa-jasa).
Para ahli ekonomi klasik menyatakan bahwa percepatan dari perputaran adalah konstan karena para konsumen secara relatif mempunyai kebiasaan belanja yang tidak berubah atau konstan, dan memutarkan uang pada suatu tarif atau tingkat yang tetap. Argumentasi ini merubah ciri-ciri tersebut ke dalam suatu persaaan yang membawa pada teori kuantitas yang memperlihatkan suatu hubungan antara penawaran uang dan tingkat harga umum. Apabila V dan T adalah konstan, maka:
M = P dan AM = AP.
Eksponen-eksponen modern dari teori kuantitas {lihat MONETARISM) tidak harus berpedoman bahwa percepatan perputaran adalah tetap, akan tetapi mereka menyatakan bahwa percepatan perputaran akan berubah, walaupun lambat, sepanjang waktu sebagai suatu hasil dari penemuan- penemuan baru keuangan, seperti penyebaran pembukuan bank dan pembayaran cek, dan penggunaan kartu kredit yang sedang tumbuh berkembang. Mereka juga menyatakaan bahwa dalam suatu perekonomian yang mengalami kesempatan kerja penuh terdapat suatu jumlah maksimum barang-barang dan jasa-jasa yang sedang diproduksi, dan karenanya dapat dipertukarkan, sehingga jumlah transaksi, T, ditentukan oleh pertimbangan yang mendalam tentang penawaran riil dan kecenderungan produktivitas. Dengan V dan T yang tetap atau berubah secara lambat, maka tingkat harga ditentukan oleh jumlah uang M. Setiap peningkatan dalam penawaran uang berakibat langsung pada suatu peningkatan dalam permintaan untuk barang-barang dan. jasa-jasa (permintaan agregat). Hal itu juga menyatakan bahwa apabila penawaran uang (M) dan permintaan agregat meningkat lebih cepat dibandingkan dengan kapasitas penawaran dari perekonomian tersebut (T), hasilnya akan mengakibatkan suatu peningkatan dalam tingkat harga umum, P (INFLASI (INFLATION)). Sebaliknya, ahli-ahli ekonomi pengikut Keynes menyatakan bahwa percepatan dari perputaran adalah tidak stabil dan berubah dengan cepat, dan mungkin dapat menyeimbangkan perubahan dalam persediaan uang.
Lihat MONEY-SUPPLY/SPEDING LINKAGES, MONETARY POLICY.
QUANTITY TRADED / KUANTITAS YANG DIPERDAGANGKAN adalah jumlah dari suatu PRODUK (PRODUCT) (atau FAKTOR PRODUKSI (FACTOR OF PRODUCTION)) yang dibeli atau dijual. Dalam kebanyakan pasar, kuantitas yang diperdagangkan akan tergantung pada interaksi dari PERMINTAAN (DEMAND) dan PENAWARAN (SUPPLY) dalam menetapkan HARGA KESEIMBANGAN PASAR (EQUILIBRIUM MARKET PRICE) produk.

PENGERTIAN TEORI KUANTITAS UANG | ok-review | 4.5