PENGERTIAN TEORI EKONOMI KLASIK

By On Thursday, December 5th, 2013 Categories : Ekonomi

CLASSICAL ECONOMICS / TEORI EKONOMI KLASIK adalah suatu pemikiran atau satu paket ide yang didasarkan pada tulisan SMITH, RICARDO, MILL, dan lain-lain, yang „ mendominasi pemikiran ekonomi sampai tahun 1870, ketika revolusi $ masyarakat kelas menengah terjadi. Teori ekonomi klasik melihat pentingnya masalah-masalah ekonomi sebagai satu kesatuan dari proses produksi dan distribusi untuk kesejahteraan ekonomi yang dihasilkan antara pemilik tanah, tenaga kerja dan kapitalis; dan menunjukkan bagaimana hubungan yang saling mempengaruhi antara keputusan kaum buruh dan kapitalis, yang dapat disesuaikan melalui sistem pasar untuk menghasilkan kesejahteraan ekonomi. Pendapat mereka mengenai kekuatan dorongan pasar menjadikan mereka setuju terhadap LAISSEZ-FAIRE (tidak menginginkan campur tangan pemerintah) dan juga mendukung ide PERDAGANGAN BEBAS (FREE TRADE) antar negara. Setelah tahun 1970, ide teori ekonomi klasik mengendor dan beralih kepada apa yang dikenal sebagai ANALISIS EKONOMI NEO-KLASIK (NEO-CLASSICAI: ECONOMIS ANALYSIS) dengan menambahkan konsep kaum marjinal.
Teori ekonomi klasik menolak setiap kemungkinan terjadinya PENGANGGURAN (UNEMPLOYMENT) yang diakibatkan tidak sempurnanya PERMINTAAN AGREGAT (AGGREGATE DEMAND) , menyatakan bahwa kekuatan pasar bekerja untuk menjaga permintaan agregat dan produk nasional bruto potensial berada dalam keseimbangan (HUKUM SAY/SAY’S LAW). Khususnya mereka menentang bahwa resesi dunia usaha akan mengakibatkan tingkat bunga menurun akibat tekanan akumulasi tabungan, sehingga merangsang dunia usaha melakukan lebih banyak pinjaman untuk investasi; dan mengakibatkan tingkat upah yang menurun sebagai akibat tekanan dari meningkatnya pengangguran, sehingga merangsang dunia usaha untuk menambah lebih banyak tenaga kerja. Lihat LABOR THEORY OF VALUE, KEYNES, PRIVATE ENTERPRISE ECONOMY.

PENGERTIAN TEORI EKONOMI KLASIK | ok-review | 4.5