PENGERTIAN STAGNASI SEKULER

By On Thursday, January 23rd, 2014 Categories : Ekonomi

SECULAR STAGNATION / STAGNASI SEKULER adalah suatu situasi di mana ekonomi terjebak pada tahap DEPRESI (DEPRESSION) dan SIKLUS USAHA (BUSINESS CYCLE) untuk periode waktu yang panjang dengan tingkat PERMINTAAN AGREGAT (AGREGATE DEMAND) yang rendah dalam kaitannya dengan kapasitas produksi. Hal ini dapat dihasilkan dari suatu kombinasi faktor-faktor, seperti tingkat pengeluaran konsumen yang rendah (tabungan yang tinggi); suatu nilai tukar tetap yang tinggi yang membatasi ekspor dan mengakibatkan PENETRASI IMPOR (IMPORT PENETRATION) yang meningkat; investasi yang menurun dalam perekonomian mencerminkan pesimisme usaha.
Umumnya pemerintah akan menetralkan suatu kecenderungan timbulnya stagnasi sekuler melalui kebijakan MANAJEMEN PERMINTAAN (DEMAND MANAGEMENT) yang meluas yang mencakup potongan pajak, pengeluaran pemerintah yang meningkat, dan tingkat bunga yang menurun untuk mendorong konsumsi dan investasi, dan suatu pelaksanaan DEVALUASI (DEVALUATION) terhadap nilai tukar untuk meningkatkan permintaan ekspor dan pengurangan impor.
Lihat EQUILBRIUM LEVEL OF NATIONAL INCOME.
SECULAR TREND / KECENDERUNGAN SEKULER adalah suatu gerakan jangka panjang, apakah itu ke arah atas atau ke arah bawah, dalam beberapa variabel ekonomi. Contoh memperlihat kan bahwa produk DOMESTIK BRUTO (GROSS DOMESTIC PRODUCT) Inggris meningkat secara terus menerus sejak tahun 1982. Dalam tahun-tahun tertentu peningkatan PDB lebih besar dibandingkan dengan tahun-tahun yang lain, dan pada suatu kejadian PDB bahkan pernah jatuh, akan tetapi secara keseluruhan garis kecenderungan tersebut selalu bergerak ke atas.
Lihat juga TIME SERIES ANALYSIS, CYCLICAL FLUCTUATIONS.

PENGERTIAN STAGNASI SEKULER | ok-review | 4.5