PENGERTIAN SPEKULAN

By On Thursday, January 23rd, 2014 Categories : Ekonomi

SPECULATOR / SPEKULAN adalah seorang pedagang dalam pasar yang ditandai dengan perubahan harga yang cepat (seperti PASAR KOMODITI (COMMODITY MARKET), BURSA SAHAM (STOCK EXCHANGE) , PASAR MASA DEPAN (FUTURES MARKET) atau PASAR MATA UANG ASING (FOREIGN-EXCHANGE MARKET) ) yang membeli dan atau menjual komoditi atau jasa, di mana bukan karena orang tersebut memang berdagang dalam komoditi dan jasa tersebut, akan tetapi karena adanya harapan untuk memperoleh suatu keuntungan jangka pendek dari perubahan-perubahan dalam harga komoditi dan jasa tersebut. Contoh, dalam bursa saham, seorang spekulan mungkin melihat adanya gejala bahwa harga suatu saham tertentu akan meningkat dan berdasarkan dugaan tersebut maka ia membeli saham tersebut dengan kredit jangka pendek pada harga sekarang, dan menjualnya kembali pada suatu tingkat harga yang lebih tinggi setelah satu atau dua minggu, kemudian menggunakan pendapatan dari penjualan kembali saham tersebut untuk membayar penjual yang pertama. Sebaliknya, spekulan tersebut mungkin melihat adanya gejala bahwa harga suatu saham akan turun dan berdasarkan dugaan tersebut, maka ia menjual saham-saham pada tingkat harga sekarang (walaupun dia tidak memiliki suatu apa pun) dan menggunakan pendapatan dari penjualan tersebut untuk membeli pada tingkat harga yang lebih rendah, dan saham-saham yang telah dia janjikan akan kembali pada satu atau dua minggu kemudian.
Keinginan-keinginan para spekulan di dalam suatu pasar mungkin dapat membuat pasar menjadi stabil atau tidak stabil, tergantung apakah mereka mengambil pandangan kolektif terhadap perubahan-perubahan harga di masa yang akan datang atau tidak. Contoh, apabila beberapa spekulan bursa saham merasa bahwa harga dari sebuah saham akan meningkat, sementara para spekulan yang lain merasa bahwa harga dari saham yang sama akan menurun, pihak yang pertama akan berusaha membeli saham tersebut, sehingga menjadi tambahan permintaan untuk saham yang bersangkutan; sementara pihak yang berikutnya akan berusaha untuk menjual saham yang sama, sehingga menjadi tambahan penawaran untuk saham tersebut; dengan demikian usaha-usaha kedua pihak spekulan akan saling menutupi, sehingga hanya mengakibatkan dampak netto yang kecil pada harga saham. Apabila sebagian besar spekulan mempunyai pandangan bahwa suatu harga saham akan meningkat maka mereka akan berusaha untuk membeli saham tersebut, sehingga menjadi tambahan pada permintaan untuk saham tersebut, dan memaksa harga bergeser ke tingkat yang lebih tinggi; sementara apabila sebagian besar spekulan mempunyai pandangan bahwa harga saham akan jatuh, maka mereka akan berusaha untuk menjual saham tersebut, sehingga menjadi tambahan pada penawaran dan memaksa harga bergeser ke tingkat yang lebih rendah.
Peranan para spekulan dalam mengurangi atau menonjolkan fluktuasi-fluktuasi dalam harga-harga saham dari waktu ke waktu tergantung pada apakah pandangan kolektif mereka tentang harga-harga di masa yang akan datang sejajar dengan perubahan-perubahan harga yang mendasar atau bergerak ke arah yang berlawanan dengan mereka. Contoh, apabila harga sebuah saham sedang meningkat, dan para spekulan mempunyai pandangan kolektif bahwa peningkatan tersebut akan terus berlangsung, maka mereka akan berusaha untuk membeli saham yang bersangkutan dengan harapan bahwa mereka kemudian dapat menjualnya kembali dengan tingkat harga yang lebih tinggi, dan pembelian ini akan mempercepat pergerakan harga saham yang semakin tinggi. Sebaliknya, apabila harga suatu saham sedang meningkat, dan para spekulan mengambil suatu pandangan kolektif bahwa harga tersebut akan mulai menurun pada waktu dekat, maka mereka akan berusaha untuk menjual saham tersebut dengan harapan akan membelinya kembali apabila tingkat harga berada pada tingkat yang lebih rendah, dan penjualan ini akan memperlambat pergerakan harga saham ke tingkat yang lebih tinggi. Para spekulan beroperasi baik dalam PASAR-PASAR TUNAI (SPOT MARKETS) maupun dalam pasar-pasar MASA DEPAN (FUTURES) dan sering mempertimbangkan penggunaan OPSI (OPTIONS) dalam perdagangan mereka. Contoh, seorang spekulan mungkin membeli suatu opsi saham yang memungkinkannya untuk membeli sejumlah tertentu saham-saham dari sebuah perusahaan pada suatu tingkat harga yang telah ditetapkan di muka untuk hari-hari yang akan datang, apabila dia mempunyai pemikiran bahwa harga saham tersebut akan meningkat ke tingkat yang lebih tinggi daripada harga yang telah ditetapkan di muka ditambah dengan biava dari opsi tersebut; dia akan memperoleh keuntungan dengan memberlakukan opsi tersebut dan menjual saham-saham dengan segera pada tingkat harga yang lebih tinggi. Lihat juga ARBITRAGE, HOT MONEY, STAG.

PENGERTIAN SPEKULAN | ok-review | 4.5