PENGERTIAN SKALA EKONOMIS

By On Wednesday, December 4th, 2013 Categories : Ekonomi

ECONOMICS OF SCALE / SKALA EKONOMIS adalah penurunan JANGKA PANJANG {LONG RUN) dari BIAYA (atau unit) RATA-RATA {AVERAGE COSTS) yang terjadi akibat peningkatan output perusahaan (semua faktor input adalah tidak tetap). Dalam hampir semua industri terjadi skala ekonomis, sehingga apabila jumlah produksi semakin meningkat, biaya rata-rata atau biaya per unit akan menurun. Skala ekonomis dapat teijadi pada pabrik secara individu maupun pada perusahaan (yang mengoperasikan beberapa pabrik) yang teijadi akibat: (a) kesatuan yang tidak dapat dipisah pada mesin dan peralatan, khususnya bagi sejumlah proses produksi yang berkaitan satu sama lain; (b) peningkatan dimensi ekonomis untuk beberapa jenis peralatan modal (kapal tangki dan ketel uap) dibuat dengan biaya operasi yang pe¬ningkatannya lebih kecil dari peningkatan kapasitas; (c) SPESIALISASI {SPECIALIZATION) — pemakaian tenaga kerja dan peralatan modal spesialis lebih terbuka jika output yang dihasilkan lebih besar; (d) teknik atau organisasi dalam produksi yang canggih — dengan meningkatnya skala, pemakaian mesin otomatis menggantikan pengoperasian mesin manual atau mungkin dilanjutkan dengan penggantian dengan PRODUKSI BESAR- BESARAN {MASS PRODUCTION) dari PRODUKSI KELOMPOK {BATCH PRODUCTION)-, (e) pembelian secara besar-besaran bahan baku dan persediaan yang ekonomis; (f) pemasaran yang ekonomis sebagai akibat dari hasil media periklanan secara besar-besaran dan penyebaran tenaga penjual yang banyak; (g) penghematan keuangan yang timbul dari kemampuan perusahaan besar meningkatkan modal untuk hal-hal yang lebih menguntungkan; (h) ekonomi manajerial dari pemakaian teknik-teknik manajemen tertentu seperti latihan kerja, penelitian operasional dan analisis sikap yang kritis. Biaya per unit mungkin tidak turun secara terus menerus dengan meningkatnya skala operasi perusahaan dan mungkin akan berhenti pada titik tertentu — skala efisien yang paling rendah dari pengoperasian dan relatif konstan setelah itu; atau dapat meningkat karena kerumitan dari pengaturan suatu organisasi yang lebih besar — disekonomis.
Perlu disadari skala ekonomis terbatas untuk beberapa alasan. Untuk beberapa industri sifat dari produk dan proses dari manufaktur, atau teknologi, skala disekonomis tersebut teijadi karena berhadapan dengan tingkat output yang tidak terlalu besar. Dari sisi permintaan, total permintaan pasar mungkin tidak cukup bagi perusahaan untuk mendapatkan skala efisiensi minimal, atau pangsa pasar perusahaan yang terlalu kecil bagi perusahaan yang hanya memproduksi sejenis barang. Apabila konsumen meminta jenis produk yang beragam, hal ini dapat merupakan pengurangan terhadap standardisasi dan kegiatan produksi dalam jangka panjang. Apabila skala ekonomis adalah sesuatu yang penting, KONSENTRASI PENJUAL {SELLER CONCENTRATION) cenderung naik, misalnya dalam industri petro kimia dan kendaraan bermotor. Untuk industri ini output dapat diproduksi seefisien mungkin. Perusahaan dapat melakukan INTEGRASI HORIZONTAL (HORIZONTAL INTEGRATION), khususnya melalui penggabungan dan pengambilalihan perusahaan untuk menghilangkan biaya tinggi dan rasionalisasi produksi sampai mendapatkan skala ekonomis. Pada industri, SISTEM MANUFAKTUR FLEKSIBEL (FLEXIBLE MANUFACTURING SYSTEM) memungkinkan dihasilkannya beragam produk dalam jumlah kecil yang diproduksi dengan biaya unit yang sesuai dengan industri yang mencapai skala produksi yang besar, sehingga menurunkan SKALA EFISIENSI ekonomi terus mengalami penurunan. Setelah itu disekonomis (DISECONOMIES OF SCALE) terjadi (be), walaupun hal itu tidak selalu harus terjadi (bd) (lihat MINIMUM EFFICIENT SCALE). MINIMUM (MINIMUM EFFICIENT SCALE) dan mengarah pada kemungkinan penurunan tingkat kosentrasi penjual (SELLER CONCENTRATION) . Lihat EXTERNAL ECONOMIES OF SCALE, NATURAL MONOPOLY.

PENGERTIAN SKALA EKONOMIS | ok-review | 4.5