PENGERTIAN SISTEM NILAI TUKAR MENGAMBANG

By On Saturday, December 7th, 2013 Categories : Ekonomi

FLOATING EXCHANGE-RATE SYSTEM / SISTEM NILAI TUKAR MENGAMBANG adalah suatu mekanisme untuk mengkoordinasi NILAI TUKAR (EXCHANGE RATES) mata uang negara-negara yang meliputi nilai mata uang setiap negara yang diukur dengan nilai mata uang negara lain yang ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran mata uang di PASAR VALUTA ASING (FOREIGN EXCHANGE MARKET). Dengan berjalannya waktu, nilai tukar mata uang tertentu dapat naik (APRESIASI (APRECIATION)) atau turun (DEPRESIASI (DEPRECIATION)), tergantung pada masing-masing kekuatan atau kelemahan dari posisi NERACA PEMBAYARAN (BALANCE OF PAYMENT) yang mendasarinya dan keterbukaan¬nya pada kegiatan spekulasi (lihat SPECULATOR) , seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 70a. Secara teori, sistem ini harus selalu menghasilkan suatu nilai tukar yang seimbang (yaitu, tingkat yang menjamin bahwa suatu negara mencapai suatu KESEIMBANGAN NERACA PEMBAYARAN (BALANCE-OF PAYMENTS EQUIIJBRIUM) ), yang memungkinkan suatu negara lebih bebas untuk melanjutkan kebijakan domestik yang diinginkannya tanpa hambatan eksternal. Namun dalam prakteknya, nilai tukar yang mengambang secara bebas ‘tanpa pengaturan’ cenderung menghasilkan pergerakan nilai tukar yang tidak stabil dan tidak terarah, yang seringkah dipenuhi spekulasi aliran UANG PANAS (HOT MONEY) yang menyulitkan kita untuk memasuki perdagangan yang berarti (kontrak EKSPOR (EXPORT)) dan transaksi investasi (transaksi INVESTASI LUAR NEGERI (FOREIGN INVESTMENT)) karena diliputi ketidakpastian keuntungan dan kerugian dari transaksi-transaksi tersebut ketika nilai tukar berfluktuasi secara tidak menentu. Untuk alasan ini banyak negara yang seringkali lebih menyukai mempertahankan nilai tukar mereka, seperti yang digambarkan dalam Gambar 70b, di mana BANK -SENTRAL (CENTRAL BANKS) mereka membeli dan menjual mata uang apabila diperlukan di pasar valuta asing.
Walaupun hal ini menciptakan kondisi yang lebih baik dan terkontrol, perusahaan seringkali terpaksa menutupi kebutuhan mata uang asingnya dengan, sebagai contoh, membeli OPSI (OPTION) di PASAR BERJANGKA (FUTURES MARKET) (lihat EXCHANGE RATE EXPOSURE). Lebih lanjut lagi suatu intervensi negara dalam pasar uang kadang-kadang hanya ‘memperlancar’ nilai tukarnya dan dapat berupa usaha yang disengaja untuk ‘memanipulasi’ nilai tukar sehingga mendapat keuntungan perdagangan dari negara-negara lain (sering disebut ‘dirty float’). Bandingkan dengan FIXED EXCHANGE RATE SYSTEM. Lihat PURCHASING-POWER PARITY THEORY, ASSET VALUE THEORY, INTERNATIONAL MONETARY FUND, FOREIGN EXCHANGE EQUALIZATION ACCOUNT.

PENGERTIAN SISTEM NILAI TUKAR MENGAMBANG | ok-review | 4.5