PENGERTIAN SEKTOR INDUSTRI

By On Thursday, December 19th, 2013 Categories : Ekonomi

INDUSTRY / INDUSTRIAL SECTOR / SEKTOR INDUSTRI adalah bagian dari ekonomi yang berkaitan dengan produksi BARANG SETENGAH JADI (INTERMEDIATE PRODUCTS) (besi dan baja mesin, peralatan, dan lain sebagainya) dan BARANG JADI (FINAE PRODUCTS) (mesin cuci, meubel, dan lain sebagainya). Sektor industri, bersama-sama dengan SEKTOR PRIMER (PRIMARY SECTOR) dan SEKTOR JASA (SERVICE SECTOR) membentuk rantai yang menghubungkan kegiatan ekonomi yang satu dengan yang lainnya yang menbentuk suatu ekonomi modern. Lihat STRUCTURE OF INDUSTRY.
INDUSTRY / INDUSTRI adalah suatu kelompok aktivitas ekonomi yang berkaitan yang diklasifikasikan sesuai dengan jenis dari barang dan jasa yang disediakan. Sebagai contoh, industri bir dapat didefinisikan sebagai semua perusahaan yang memproduksi minuman bir yang beralkohol tinggi, sedang, ringan, bir hitam dan bir dari sari buah-buahan. Namun demikian produksi bir dapat juga dilihat sebagai bagian dari industri yang lebih luas atau yang lebih besar, ‘industri minuman alkohol’ yang meliputi produk spiritus dan anggur yang termasuk juga bir. Sehingga ada beberapa masalah spesifikasi yang berkaitan dengan seluas atau sesempit apa suatu industri tertentu didefinisikan atau diartikan. Selain itu KLASIFIKASI INDUSTRI (INDUS-TRIAL CLASSIFICATIONS) biasanya mengelompokkan produk dengan melihat karakteristik pasokannya seperti pemakaian bahan baku yang umum dan proses manufaktur. Hal ini dapat sama atau tidak dengan cara barang dan jasa dikelompokkan bersama-sama untuk membentuk PASAR (MARKETS), di mana perlu diperhatikan juga cara suatu barang dilihat dari sudut pembeli (yaitu, karakteristik permintaan mereka). Sehingga walaupun sepatu pria dan sepatu wanita diproduksi dengan bahan baku dan proses produksi yang sama oleh perusahaan yang sama, barang ini tidak dianggap sebagai barang substitusi sempurna oleh pembeli, dan lagi pula dari sudut pandang pembeli, barang-barang tersebut harus diperlakukan sebagai pasar yang terpisah. Lihat STRUCTURE OF INDUSTRY, CROSS-ELASTICITY OF DEMAND, MARKET STRUCTURE.
adalah suatu kelompok aktivitas ekonomi yang berkaitan yang diklasifikasikan sesuai dengan jenis dari barang dan jasa yang disediakan. Sebagai contoh, industri bir dapat didefinisikan sebagai semua perusahaan yang memproduksi minuman bir yang beralkohol tinggi, sedang, ringan, bir hitam dan bir dari sari buah-buahan. Namun demikian produksi bir dapat juga dilihat sebagai bagian dari industri yang lebih luas atau yang lebih besar, ‘industri minuman alkohol’ yang meliputi produk spiritus dan anggur yang termasuk juga bir. Sehingga ada beberapa masalah spesifikasi yang berkaitan dengan seluas atau sesempit apa suatu industri tertentu didefinisikan atau diartikan. Selain itu KLASIFIKASI INDUSTRI (INDUS-TRIAL CLASSIFICATIONS) biasanya mengelompokkan produk dengan melihat karakteristik pasokannya seperti pemakaian bahan baku yang umum dan proses manufaktur. Hal ini dapat sama atau tidak dengan cara barang dan jasa dikelompokkan bersama-sama untuk membentuk PASAR (MARKETS), di mana perlu diperhatikan juga cara suatu barang dilihat dari sudut pembeli (yaitu, karakteristik permintaan mereka). Sehingga walaupun sepatu pria dan sepatu wanita diproduksi dengan bahan baku dan proses produksi yang sama oleh perusahaan yang sama, barang ini tidak dianggap sebagai barang substitusi sempurna oleh pembeli, dan lagi pula dari sudut pandang pembeli, barang-barang tersebut harus diperlakukan sebagai pasar yang terpisah. Lihat STRUCTURE OF INDUSTRY, CROSS-ELASTICITY OF DEMAND, MARKET STRUCTURE.

PENGERTIAN SEKTOR INDUSTRI | ok-review | 4.5