PENGERTIAN SANG KANCIL

By On Tuesday, April 8th, 2014 Categories : Budaya

PENGERTIAN SANG KANCIL – Tokoh utama dalam cerita bina­tang di beberapa wilayah Indonesia, terutama di Jawa dan Sumatra. Di daerah lain tokoh binatang kancil se­ring diganti dengan tokoh binatang kecil yang lemah namun cerdik. Di Toraja tokoh itu menjadi kera hantu, di Sunda kura-kura dan kera, di Pulau Roti kera, dan di Bali ayam hitam atau lutung mungil.
Kancil atau pelanduk digambarkan sebagai bina­tang yang lemah namun cerdik, sehingga dengan akal­nya ia mampu mengalahkan binatang lebih besar. Di
Sumatra cerita tentang binatang ini dituangkan dalam Hikayat Pelanduk Jenaka dan Hikayat Sang Kancil, terdiri atas beberapa cerita dengan tokoh kancil.
Di Jawa cerita kancil terdapat dalam buku Serat Kancil, Serat Saloka Darma karya Pangeran Arya Sasraningrat, dan Serat Kancil, awit saking kelahiraken ngantos dumugi pejahipun wonten ing nagari Mesir mawi kasekaraken (Buku Kancil, dari kelahir­annya sampai kematiannya di negeri Mesir dalam bentuk puisi). Ketiga buku tersebut ditulis dalam ben­tuk puisi Jawa, macapat.

PENGERTIAN SANG KANCIL | ok-review | 4.5