PENGERTIAN SALURAN DISTRIBUSI DAN BIAYA DISTRIBUSI

By On Thursday, December 5th, 2013 Categories : Ekonomi

DISTRIBUTION CHANNEL / SALURAN DISTRIBUSI adalah jalan yang dilalui untuk mendistribusi barang dari produsen sampai ke konsumen akhir. Secara fungsional saluran distribusi melibatkan tiga lembaga utama yang dalam pengoperasiannya saling berhubungan; pabrikan yang (membuat produk); pedagang perantara (yang memegang PERSEDIAAN (STOCKS) yang besar dan memecah-mecahkan dalam jumlah yang ditujukan kepada pengecer); pengecer (penjual produk ke konsumer akhir) (lihat WHOLESALER, RETAILER). Secara organisasional, fungsi ini dapat dijalankan oleh perusahaan yang berspesialiasi pada tahap tertentu dari rangkaian kegiatan ini atau dapat dikombinasikan bersama-sama, secara keseluruhan atau sebagian, dan dijalankan oleh suatu perusahaan yang beroperasi secara terpadu (lihat VERTICAL INTEGRATION). PENGGABUNGAN (.INTERNALIZATION) dari fungsi distribusi menawarkan hal-hal yang menarik termasuk perhindaran dari BIAYA TRANSAKSI (TRANSACTION COSTS) pasar, pengawasan dan pengkoordinasian yang lebih baik saluran pemasaran barang, keunggulan bersaing (lihat FORECLOSURE, PRICE SQUEEZE), dan PEMASARAN (MARKETING) produk yang lebih efektif.
Jadi, tergantung pada “tradisi” perdagangan, sifat produk, ciri-ciri pasar yang dilayani, dan biaya relatif dan efektivitas pemasaran dengan pemakaian saluran perantara yang berbeda-beda, sejumlah susunan saluran distribusi dapat diidentifikasi. Garis pertama menunjukkan struktur saluran yang konvensional, di mana produk bergerak dengan jangkauan yang agak jauh, yaitu melalui perantara yang berdiri sendiri menurut tahapan yang berbeda-beda.
Alternatif lain (garis ke 2), pengecer seperti jaringan supermarket dapat membeli langsung dari pabrikan dalam partai besar dan mengambil alih fungsi pedagang perantara sebagai pelaksana gabungan dari perantara dan pengecer; pabrikan dapat menggabungkan fungsi pedagang perantara (garis ke 3) dan menjual kepada pengecer secara bebas; atau alternatif lain menggabungkan keseluruhan pelaksanaan (garis ke 4), menjual langsung ke pembeli terakhir. Sebagai tambahan, dalam tahap tertentu, agen yang fungsi utamanya untuk menghasilkan kontak dagang baru dapat berpartisipasi.
Untuk beberapa produk, pengaturan saluran distribusi mempunyai dimensi yang banyak dan bervariasi menurut cara penerapannya, tergantung pada PASAR (MARKET) atau SEGMEN PASAR (MARKET SEGMENTS) yang ditargetkan.
1. Manufaktur / Pedagang Perantara -> Pedagang Pengecer —» Pembeli.
2. Manufaktur / Pedagang Perantara/Pengecer]—» Pembeli.
3. [Manufaktur/ Pedagang Perantara Pengecer —> Pembeli.
4. [Manufaktur/ Pedagang Perantara/Pengecer| -» Pembeli. —» = fungsi yang berdiri sendiri i i = fungsi yang digabung.
DISTRIBUTION COSTS / BIAYA DISTRIBUSI adalah biaya yang dibutuhkan dalam distribusi fisik produk termasuk biaya pengepakan, transportasi, gudang dan biaya penyimpanan. Lihat OVERHEADS.

PENGERTIAN SALURAN DISTRIBUSI DAN BIAYA DISTRIBUSI | ok-review | 4.5