PENGERTIAN PSIKOLOGI KLINIS

By On Tuesday, October 8th, 2013 Categories : Psikologi

Psikologi klinis adalah salah satu bidang terapan seperti halnya cabang-cabang psikologi lainnya seperti psikologi industri, psikologi fisiologis, psikologi pengukuran (measurement psychology) dan psikologi perkembangan (developmentalpsychology). Ilmu dan profesi psikologi klinis sebagai salah saru disiplin kesehatan mental menggunakan prinsip-prinsip psikologi untuk memahami, mendiagnosa. dan mengatasi berbagai masalah atau penyakit psikologi. Para mahasiswanya diajarkan untuk menguasai prinsip-prinsip dasar tersebut sebagai pondasi aplikasi keilmuwannya, dan mereka juga diharuskan melakukan sendiri berbagai riset terhadap perilaku manusia, selain tentunya menyimak dan memanfaatkan riset-riset yang sudah ada berkenaan dengan kesehatan. Dua perang dunia dan pesatnya perkembangan sekolah-sekolah milik pemerintah di Amerika Serikat pada periode antara dua perang tersebut memacu tumbuhnya psikologi klinis yang semula merupakan bagian dari psikologi murni atau aplikasi uji mental dalam mengukur kemampuan intelektual dan kemantapan kejiwaan para pemuda yang direkrut dalam perang. Di Amerika saja, selama Perang Dunia Kedua, sekitar 16 juta pemuda telah menjalani serangkaian uji psikologi untuk menyaring dan mencocokkan kemampuan mereka dengan bidang tugas yang hendak diberikan. Dalam Perang Dunia Pertama, para psikolog hanya melakukan uji psikometrik, sedangkan dalam Perang Dunia Kedua mereka juga melakukan fungsi pemeriksaan dan pengobatan mental secara luas, bersama-sama dengan para psikiatris, pekerja sosial, perawat dan teknisi kesehatan.
Seusai Perang Dunia Kedua ada dua perkembangan penting yang selanjutnya kian memacu perkembangan psikologi klinis di Amerika, yakni dibentuknya Institut Kesehatan Mental Nasional (National Institute of Mental Health) yang memberikan dukungan dana bagi kegiatan riset dan latihan di bidang psikologi klinis. Administrasi Veteran (VA, Veteran Administration) untuk mendanai kegiatan-kegiatan psikologi klinis sebagai salah satu disiplin ilmu kesehatan mental untuk membantu para veteran yang menderita gangguan kejiwaan. Asosiasi Psikologi Amerika (American Psychological Association, APA) turut membantu perkembangan itu dengan mengakui dan memberikan akreditasi terhadap program pendidikan psikologi klinis tingkat doktoral (pada tahun 1993, jumlah penyandang gelar doktor di bidang psikologi klinis telah mencapai 190 orang) dan program-program pelatihan profesi yang di tahun 1993 telah mencapai lebih dari 435 orang (meliputi bidang klinis, psikologi penyuluhan atau konseling, dan bidang ilmiahnya). Asosiasi juga memegang wewenang untuk mengadakan ujian, menerbitkan sertifikat dan juga lisensi profesi, dan jangkauannya hingga ke tingkat negara bagian. Dua organisasi yang mengatur standar psikologi klinis juga telah dibentuk, yang pertama di tahun 1947 (sejak awal 1950-an lembaga ini sangat berperan) dan yang kedua adalah pengembangan salah satu cabang dari lembaga pertama. Dewan Profesi Psikologi Amerika (ABPP, American Noard of Professional Psychology) dibentuk di tahun 1947 oleh Dewan Perwakilan Asosiasi Psikologi Amerika “untuk menetapkan berbagai standar, melakukan pengujian, memberikan diploma, dan mendorong pembinaan kecakapan psikologi profesional” (1980). Ada lima bidang spesialisasi yang kemudian kian berkembang secara mandiri, yakni psikologi klinis, psikologi konseling, psikologi industri dan organisasional, psikologi pendidikan, dan neuropsikologi.
Di tahun 1957, APA memiliki 15.545 orang anggota dan rekanan aktif, di mana 1.907 orang di antaranya mencurahkan perhatiannya pada divisi psikologi klinis. Di tahun 1993 jumlah keseluruhan anggota dan rekanan lembaga itu sudah naik dan mencapai 113 ribu orang, di mana 13.000 di antaranya aktif pada psikologi klinis atau divisi-divisi lain yang erat berhubungan dengan psikologi klinis. Sampai sejauh ini terdapat sekitar 16.000 pelamar yang hendak bergabung dan telah terdaftar pada National Register. Kini, psikologi klinis berkembang ke arah reintegrasi bidang-bidang lainnya dari psikologi. Sejumlah bidang spesialisasi baru juga telah muncul. Psikologi kesehatan adalah disiplin yang mewadahi para pelaku profesi psikologi, mulai dari psikologi klinis, sosial, fisiologis serta bidang-bidang pendidikan dan psikologi kognitif. Disiplin ini pada awalnya hanya merupakan bidang riset yang belakangan berkembang menjadi bidang terapan. Pengujian kesehatan kejiwaan atau mental merupakan wahana yang sangat berjasa dalam mengembangkan psikologi klinis sejak akhir abad ke-19. Setelah usainya Perang Dunia Kedua, terutama di Amerika Serikat, program-program pasca sarjana yang mengkhususkan pelajaran pada metode-metode pengukuran kesehatan mental sempat merosot karena para mahasiswanya lebih suka mempelajari psikoterapi. Namun dengan adanya dukungan dana bagi kegiatan-kegiatan pelatihan dan pendidikan, serta keberhasilan sejumlah tuntutan hukum oleh individu-individu yang merasa kesehatan mentalnya terganggu akibat limbah racun atau kerusakan lingkungan oleh industri, dan juga berkat bangkitnya minat untuk mempelajari psikologi kaum lanjut usia dan korban kecelakaan, perkembangan psikologi klinis, khususnya neuropsikologi kembali terpacu. Peminatnya terus bertambah sehingga sekarang telah terdapat sekian banyak asosiasi neuropsikologi di tingkat lokal, negara bagian, regional, nasional dan bahkan internasional.

PENGERTIAN PSIKOLOGI KLINIS | ok-review | 4.5