PENGERTIAN PRAKTEK PERDAGANGAN YANG MEMBATASI

By On Wednesday, January 22nd, 2014 Categories : Ekonomi

RESTRICTIVE TRADE AGREEMENT / PERJANJIAN PERDAGANGAN YANG MEMBATASI adalah suatu bentuk KOLUSI (COLLUSION) di antara para pemasok yang bertujuan menghapus persaingan secara keseluruhan atau sebagian. Sebagian besar perjanjian-perjanjian tersebut bertumpu pada pembauran harga-harga umum dan potongan-potongan, akan tetapi juga mungkin menetapkan kuota produksi, pangsa pasar, dan penyesuaian kapasitas yang dikordinasikan. Keberatan utama terhadap perjanjian restriktif adalah bahwa perjanjian tersebut cenderung untuk meningkatkan harga di atas tingkat harga persaingan dan melindungi para pemasok yang tidak efisien dari kekerasan persaingan. KEBIJAKAN PERSAINGAN (COMPETITION POUCY) di sebagian besar negara mengambil garis keras atau tindakan tegas pada peijanjian-peijanjian restriktif, apakah itu dengan jalan melarangnya sama sekali, atau hanya memperbolehkannya dengan pengecualian. Lihat juga OFFICE OF FAIR TRADING, RESTRICTIVE PRACITICES COURT.
RESTRICTIVE TRADE PRACTICE / PRAKTEK PERDAGANGAN YANG MEMBATASI adalah suatu alat untuk mengurangi atau menghilangkan persaingan di antara para pemasok yang bersaingan. Contoh-contoh praktek-praktek mencakup PERJANJIAN EKSKLUSIF (EXCLUSIVE DEALING), PENOLAKAN UNTUK MEMASOK (REFUSAL TO SUPPLY), PENEKANAN HARGA (PRICE SQUEEZING), PENJUALAN MENGIKAT ( TIE-IN SALES), POTONGAN AGREGAT (AGGREGATED REBATES), PEMELIHARAAN HARGA JUAL KEMBALI (RESALL PRICE MAINTENANCE) dan KEPEMIMPINAN YANG MERUGIKAN (LOSS LEADING) . Sebagai bagian dari KEBIJAKAN PERSAINGAN (COMPETITION POLICY), praktek-praktek tersebut dilarang sama sekali ataupun bila diizinkan untuk dilanjutkan hanya apabila perjanjian-perjanjian tersebut dapat ditunjukkan bahwa keberadaannya adalah untuk “kepentingan masyarakat”. Lihat juga OFFICE OF FAIR TRADING, MONOPOLIES AND MERGERS COMMISION.
RESTRICTIVE TRADE PRACTICES ACTS, 1956, 1968,1976 / UNDANG-UNDANG PRAKTEK-PRAKTEK PERDAGANGAN YANG MEMBATASI, 1956, 1968, 1976 adalah suatu badan pemerintah Inggris yang menangani pengendalian PERJANJIAN PERDAGANGAN RESTRIKTIF (RESTRICTIVE TRADE AGREEMENT) di antara para pemasok yang bersaingan. Undang-undang ini membuat pelaksanaan dari suatu perjanjian perdagangan yang tidak diperbolehkan, kecuali bila secara khusus mendapat izin dari KANTOR PERDAGANGAN YANG ADIL (OFFICE OF FAIR TRADING) , biasanya setelah melalui penelitian yang dilakukan oleh PENGADILAN PRAKTEK YANG MEMBATASI (RESTRICTIVE PRACTICES COURT). Di bawah Undang- undang tersebut pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian harus mematuhi pengadilan, bahwa tidak saja hanya pembatasan-pembatasan yang terdapat dalam perjanjian memberikan keuntungan dalam satu atau lebih cara yang spesifik (contoh, dengan menurunkan biaya dan harga melalui spesialisasi yang lebih besar, atau dengan membantu ekspor dan menurunkan pengangguran) akan tetapi keuntungan ini harus lebih besar dibandingkan dengan setiap kerugian yang ditimbulkannya (contoh, harga- harga yang lebih tinggi yang dihasilkan dari penghapusan persaingan harga atau perlindungan atas produsen-produsen yang tidak efisien). Lihat COMPETITION POLICY (UK).

PENGERTIAN PRAKTEK PERDAGANGAN YANG MEMBATASI | ok-review | 4.5