PENGERTIAN PERSETUJUAN KOMODITI INTERNASIONAL

By On Saturday, December 21st, 2013 Categories : Ekonomi

INTERNATIONAL COMMODITY AGREEMENT / PERSETUJUAN KOMODITI INTERNASIONAL adalah suatu persetujuan yang berusaha menstabilkan harga dari beberapa KOMODITI (COMMODITES) yang diperdagangkan, seperti coklat dan timah, dengan tujuan untuk menstabilkan penerimaan valuta asing dan pendapatan produsen, khususnya bagi NEGARA-NEGARA YANG SEDANG BERKEMBANG (DEWLOPING COUNTRIES) . Walaupun persetujuan komoditi internasional diciptakan untuk kepentingan negara-negara produsen, persetujuan ini juga dapat menguntungkan bagi konsumen dengan menghilangkan ketidakpastian dan gangguan- gangguan yang berkaitan dengan gejolak harga yang tidak menentu. Persetujuan komoditi internasional berbeda-beda dalam formatnya tetapi mempunyai suatu pendekatan yang sama, yaitu, penetapan harga ‘resmi’ dari komoditi, yang disepakati oleh negara-negara anggota, di mana tingkat harga tersebut dipertahankan dalam suatu jangka waktu dengan memakai mekanisme PERSEDIAAN PENYANGGA (BUFFER STOCK): surplus ouput dibeli oleh produsennya sendiri apabila penawaran melebihi penawaran pasar. Persetujuan komoditi internasional telah dipromosikan oleh UNITED NATION CONFERENCE ON TRADE AND DEVELOPMENT sebagai suatu cara untuk meningkatkan kepentingan ekonomi negara-negara yang sedang berkembang (Lihat NEW INTERNATIONAL ECONOMIC ORDER), tetapi sering terjadi kesulitan dalam mempertahankan kelangsungan persetujuan ini. Sebagai contoh, ketidaksepakatan dapat terjadi antara anggota atas berapa harga resmi yang akan ditetapkan tanpa melihat pentingnya komoditi tersebut bagi perekonomian setiap negara anggota; dan biasanya negara anggota tergoda untuk meningkatkan harga di atas harga resmi, yang mengakibatkan kesulitan keuangan bagi persediaan penyangga yang secara bertahap akan kehabisan dana.

PENGERTIAN PERSETUJUAN KOMODITI INTERNASIONAL | ok-review | 4.5