PENGERTIAN PASAR BERJANGKA ATAU PASAR DEVISA BERJANGKA

By On Friday, December 13th, 2013 Categories : Ekonomi

FUTURES MARKET OR FORWARD EXCHANGE MARKET / PASAR BERJANGKA ATAU PASAR DEVISA BERJANGKA adalah suatu pasar tempat pembelian dan penjualan KOMODITI (COMMODITIES) (karet, timah, dan lain sebagainya) dan MATA UANG ASING (FOREIGN CURRENCIES) untuk diserahkan pada waktu mendatang, sebagai lawan dari PASAR TUNAI (SPOT MARKET) yang melakukan penyampaian seketika. Posisi perdagangan berjangka yang dilakukan oleh pedagang untuk komoditi dan aset keuangan tertentu di mana harganya dapat sangat berfluktuasi dari waktu ke waktu adalah untuk meminimumkan risiko dan ketidakpastian yang mungkin teijadi dalam suatu transaksi bisnis pada waktu mendatang (seperti ‘hedge’ yang dapat mengatasi risiko terhadap perubahan harga) dan bagi dealer dan spekulator (lihat SPECULATION) yang mengharapkan mendapat keuntungan rezeki nomplok dari antisipasi pergerakan harga yang tepat. Pedagang berusaha mencari ketidakpastian yang minimum tentang harga di masa mendatang dengan membeli atau menjual surat berharga futures khususnya OPSI (OPTION) (yaitu, kontrak untuk membeli atau menjual komoditi atau aset keuangan dengan harga yang disepakati sekarang untuk penyerahan pada waktu mendatang, biasanya kontrak berlaku selama periode tiga bulan). Sebagai contoh, produsen coklat dapat mengadakan kontrak untuk membeli cocoa dalam jumlah tertentu dan dengan harga hari ini ditambah persentase premium risiko untuk penyerahan dua bulan mendatang. Walaupun apabila harga dari cocoa meningkat dengan tegas pengusaha mengetahui bahwa dia masih dapat membeli dengan harga kontrak yang rendah, sehingga dapat merencanakan pembiayaan untuk bahan mentah secara tepat Begitu pula dengan petani cocoa yang dapat mengadakan kontrak penjualan komoditi dengan harga yang disepakati sekarang untuk penyerahan di waktu mendatang untuk tujuan menutupi penurunan harga. Berbeda dengan pasar spot, komoditi diperdagangkan secara fisik, sementara dalam pasar berjangka yang diperiualbelikan adalah kontraknya. Di antara pembeli dan produsen yang pertama yang memakai pasar berjangka sebagai perlindungan untuk meminimumkan risiko, terdapat berbagai pialang dan spekulator yang membeli atau menjual beberapa jenis kertas kontrak yang berdasarkan perkiraan mereka dapat memperoleh keuntungan dari pergerakan harga.
Harga di pasar berjangka menggambarkan kondisi permintaan dan penawaran di masa datang untuk komoditi, surat-surat berharga atau mata uang asing yang sedang diperdagangkan. Khususnya, harga di pasar berjangka didasarkan sebagian pada harga spot di pasar tetapi juga penting diperhitungkan tingkat bunga dan inflasi. Perbedaan antara harga spot di pasar dari suatu komoditi dengan harga pasar berjangka merupakan foward margin. Marjin ini dapat berupa potongan harga ataupun premium dari harga spot. Marjin Untuk komoditi tertentu—seperti cocoa di pasar komoditi yang berbeda di London, Chicago, dan lain sebagainya cenderung sama akibat dari penjualan dan pembelian kontrak antara pasar-pasar tersebut (arbitrage). The Lonson Derivatives Exchange (LDE) merupakan pusat transaksi berjangka di kawasan Masyarakat Eropa. Pasar berjangka di Inggris diatur oleh LDE dan The Securities Association dengan berbagai standar yang didasarkan pada Financial Services Act 1986 (Undang-undang Jasa Keuangan tahun 1986). Lihat COMMODITY MARKET, FOREIGN EXCHANGE MARKET, STOCK EXCHANGE, COVERED INTEREST ARBITRAGE, EXCHANGE RATE EXPOSURE.

PENGERTIAN PASAR BERJANGKA ATAU PASAR DEVISA BERJANGKA | ok-review | 4.5