PENGERTIAN PARTAI DEMOKRAT

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Antropologi

Partai politik tertua yang memegang peranan penting dalam sejarah politik Amerika Serikat. Partai Demokrat dan partai besar lainnya, Partai Republik, merupakan dua partai politik besar yang sampai saat ini bertahan di Amerika Serikat. Partai Demokrat mendominasi dunia politik Amerika Serikat sejak tahun 1828 hingga 1984, dengan wakil-wakilnya yang memenangkan pemilihan kursi kepresidenan.
Pembentukan Partai Demokrat diperkirakan bermula dari Partai Republik Demokrasi yang didirikan oleh Thomas Jefferson pada tahun 1790. Dengan terpilihnya Andrew Jackson sebagai presiden pada tahun 1828, Partai Demokrat semakin memperlihatkan kekuasaannya dalam pemerintahan Amerika Serikat, walaupun keadaan dalam partai sedikit terguncang dengan adanya berbagai pertentangan, antara lain mengenai perbudakan dan perang saudara. Dominasi partai ini terhenti pada tahun 1860, ketika wakil Partai Republik, Abraham Lincoln, terpilih sebagai presiden.
Wakil Partai Demokrat kembali menduduki jabatĀ¬an penting dengan terpilihnya Woodrow Wilson sebagai presiden Amerika Serikat pada tahun 1912. Pada saat itu pulalah partai ini mulai menguasai Kongres. Di bawah kepemimpinan Wilson, Amerika berhasil menghadapi Jerman dalam Perang Dunia I. Kemenangan ini diteruskan oleh Franklin R. Roosevelt ketika ia sebagai wakil Partai Demokrat terpilih menjadi presiden Amerika Serikat pada tahun 1932. Amerika Serikat berhasil mengatasi kekuatan Jerman dan Jepang dalam Perang Dunia II. Roosevelt menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dan menjadi satu-satunya presiden yang terpilih untuk empat kali masa jabatan, yaitu tahun 1932, 1936, 1940, dan 1944. Ketika Roosevelt meninggal dunia pada tahun 1945, Harry S. Truman, yang sebelumnya menjabat wakil presiden, tampil menggantikannya.
Pada tahun 1960, John F. Kennedy menjadi presiden mengalahkan Richard M. Nixon dari Partai Republik. Pada masa pemerintahannya ini perpecahan di kalangan anggota partai terjadi lagi. Ketika Kennedy tertembak pada tahun 1963, ia digantikan oleh wakilnya, Lyndon B. Johnson. Pada pemilihan presiden tahun 1964, Johnson menang mutlak atas lawannya dari Partai Republik, Barry M. Goldwater. Tetapi pada masa pemerintahannya ini pulalah kejayaan Partai Demokrat mulai memudar. Kemunduran partai ini, antara lain, disebabkan oleh kebijaksanaan politik perang di Vietnam.
Johnson tidak bersedia mengikuti pemilihan tahun 1968, dan partai mencalonkan wakil presiden Hubert H. Humphrey. Tetapi akhirnya pemilihan dimenangkan oleh wakil Partai Republik, Richard M. Nixon. Walaupun demikian, kekuasaan atas Kongres tetap di tangan Partai Demokrat. Pengendalian partai atas Kongres terus berlanjut sampai pemilihan tahun 1972 ketika Nixon sekali lagi mengalahkan wakil Partai Demokrat, George S. McGovern. Karena keterlibatannya dalam Skandal Watergate pada tahun 1974 Nixon kemudian digantikan oleh wakilnya Gtrald Ford.
Kejayaan Partai Demokrat kembali muncul dengan menangnya Jimmy Carter atas Ford dalam pemilihan tahun 1976. Partai dapat mempertahankan kekuasaan dan kendali atas Kongres. Tetapi pada pemilihan selanjutnya, Carter dikalahkan oleh wakil Partai Republik, Ronald Reagan. Selain itu, partai tidak pula berhasil menempatkan wakilnya dalam Senat, sehingga untuk pertama kali setelah seperempat abad lamanya, Partai Republik memenangkan kekuasaan atas Senat. Kemenangan Reagan terulang pada pemilihan tahun 1984, dengan mengalahkan wakil Partai Demokrat Walter F. Mondale. Pada tahun 1988, Partai Republik kembali memenangkan pemilihan. George Bush yang menjadi wakil presiden pada masa kepemimpinan Reagan tahun 1984, terpilih sebagai presiden Amerika Serikat.

PENGERTIAN PARTAI DEMOKRAT | ok-review | 4.5