PENGERTIAN PARETO OPTIMALITY / OPTIMALITAS PARETO

By On Thursday, January 9th, 2014 Categories : Ekonomi

PARETO OPTIMALITY / OPTIMALITAS PARETO adalah maksimalisasi kesejahteraan ekonomi masyarakat. Ada tiga kondisi yang harus dipenuhi secara berurutan untuk mencapai optimalitas Pareto. Misalnya, suatu perekonomian yang sederhana di mana hanya ada dua barang yang diproduksi (X dan Y) dan hanya ada dua konsumen (A dan B).
(a) distribusi optimal barang-barang di antara konsumen, menunjukkan bahwa:
MUXA = MUXB MUYA MUYB di mana MU^ adalah KEGUNAAN MARGINAL (MARGINAL UTILITY) dari barang X untuk konsumen A, MUyA adalah kegunaan marginal dari barang Y untuk konsumen A, dan seterusnya. Kondisi ini menyatakan bahwa TINGKAT SUBSTITUSI MARGINAL (MARGINAL RATE OF SUBSTITUTION) di antara dua barang (rasio dari kegunaan marginal mereka) harus sama untuk setiap konsumen. Jika hal ini tidak dipenuhi, maka para konsumen dapat meningkatkan posisi mereka dengan mempertukarkan barang-barang. Konsumen yang menilai barang X relatif lebih tinggi dibandingkan dengan nilai barang Y, maka dia dapat menjual sebagian barang Y kepada konsumen yang menilai barang Y relatif lebih tinggi dibandingkan dengan nilai barang X. Apabila rasio kegunaan adalah sama untuk kedua konsumen, maka tidak mungkin terjadi perdagangan yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Kurva indeferen yang menunjukkan kombinasi dari barang-barang yang memberikan kepuasan pada konsumen, sejauh ini dapat digunakan untuk menjelaskan tingkat substitusi marginal sebagaimana kemiringan kurva tersebut mencerminkan kepuasan dari pertukaran ini.
(b) alokasi optimal dari masukan-masukan dalam penggunaan produktif, di mana dua masukan i dan j digunakan dalam memproduksi barang X dan Y. Penggunaan optimal masukan-masukan terpenuhi apabila rasio PRODUK FISIK MARGINAL (MARGINAL PHYSICAL PRODUCTS) dari i dan j yang digunakan dalam produksi X sama dengan rasio dari produk fisik marginal mereka dalam produksi Y, sehingga secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut:
MP/X = MP/Y
MPyX MPyY
Apabila persamaan ini tidak terpenuhi, maka satu masukan secara relatif lebih efisien dalam memproduksi suatu output (dan karenanya, masukan yang lain secara relatif kurang efisien dalam memproduksi output yang sama). Hal ini akan memungkinkan masyarakat untuk memperluas produksi suatu output pada suatu tingkat penggunaan sumber daya yang konstan. Apabila rasio produk marginal adalah sama, maka masyarakat tidak dapat mengambil keuntungan dari pengalokasian kembali masukan- masukannya di antara penggunaan yang bersaing. Produksi KUANTITAS SAMA (ISOQUANTS) yang menunjukkan kombinasi masukan yang digunakan untuk memproduksi suatu output tertentu, sejauh ini dapat digunakan untuk menjelaskan TINGKAT SUBSTITUSI TEKNIS MARGINAL (MARGINAL RATES OF TECHNICAL SUBSTITUTION) sebagaimana kemiringan kurva mencerminkan kepuasan dari pertukaran ini.
(c) jumlah optimal output diilustrasikan, yang menggambarkan sebuah kurva transformasi (BATAS KEMUNGKINAN PRODUKSI (PRODUCTION POSSIBILITY BOUNDARY)) yang dapat diproduksi dengan menggunakan sumber-sumber daya masyarakat secara penuh). Kemiringan dari kurva transformasi ini mewakili TINGKAT TRANSFORMASI MARGINAL (MARGINAL RATE OF TRANSFORMATION), yaitu rasio dari BIAYA MARGINAL (MARGINAL COST) barang X terhadap biaya marginal barang Y. Output optimal untuk setiap pasangan barang X dan Y yang diproduksi harus sedemikian rupa sehingga:
MUX _ MUY
MGX MOy
yaitu, rasio biaya marginal (MC) terhadap kegunaan marginal (MU) harus sama untuk setiap barang, sehingga nilai satuan uang yang terakhir dari barang X memberikan kegunaan yang sama dengan nilai satuan uang yang terakhir dari barang Y, dan seterusnya. Kondisi ini akan terpenuhi apabila kemiringan dari kurva transformasi (rasio biaya marginal antara X dan Y) adalah sama dengan rasio kegunaan marginal antara X dan Y (tingkat substitusi marginal). Apabila rasio tersebut tidak sama, maka masyarakat akan mengambil manfaat dengan memproduksi lebih banyak barang yang menghasilkan kegunaan marginal yang lebih tinggi untuk setiap unit biaya marginal. Kombinasi optimal produk-produk tersebut digambarkan sebagai OX1 dan OY1, di mana kurva indeferen (IC) bersinggungan dengan batas kemungkinan produksi (PP). Akan tetapi, harus diperhatikan bahwa optimalitas Pareto hanya menunjukkan pengalokasian optimal dari sumber-sumber daya untuk suatu pola permintaan tertentu yang mencerminkan DISTRIBUSI PENDAPATAN PRIBADI (PERSONAL DISTRIBUTION OF INCOME) yang saat ini terjadi. Setiap perubahan dalam distribusi pendapatan pribadi, misalnya dari pihak yang kaya ke pihak yang miskin (lihat REDISTRIBUTION OF INCOME) , akan mengubah pola konsumsi dan akan membawa pada suatu optimalitas Pareto yang berbeda. Apabila semua persyaratan ini terpenuhi, maka adalah tidak mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan dari satu atau lebih individu tanpa mengurangi kesejahteraan satu atau lebih individu lainnya pada saat yang sama. Lihat EDGEWORTH BOX, WELFARE ECONOMICS.

PENGERTIAN PARETO OPTIMALITY / OPTIMALITAS PARETO | ok-review | 4.5