PENGERTIAN OLIGOPOLY / OLIGOPOLI

By On Thursday, January 9th, 2014 Categories : Ekonomi

OLIGOPOLY / OLIGOPOLI adalah suatu tipe STRUKTUR PASAR (MARKET STRUCTURE) yang mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
(a) sedikit perusahaan dan banyak pembeli, yaitu sebagian besar penawaran pasar berada di tangan beberapa perusahaan yang relatif besar dan melakukan penjualan pada banyak pembeli-pembeli yang kecil.
(b) produk homogen atau yang dibedakan, yaitu produk-produk yang ditawarkan oleh para pemasok, mungkin identik atau biasanya dibedakan antara satu sama lain dalam satu atau berapa hal. Perbedaan-perbedaan ini mungkin sesuatu yang bersifat fisik, termasuk penampilannya, atau secara murni bersifat “hayalan” di mana perbedaan-perbedaan hayalan itu diciptakan melalui IKLAN (ADVERTISING) dan PROMOSI PENJUALAN (SALES PROMOTION) (lihat PRODUCT DIFFERENTATION).
(c) pasar yang sulit dimasuki, yaitu besarnya RINTANGAN-RINTANGAN MASUK (BARRIERS OF ENTRY) yang mengakibatkan perusahaan-perusahaan baru sulit untuk memasuki pasar tersebut.
Silat dasar sehubungan dengan “sedikitnya” perusahaan dikenal sebagai SALING TERGANTUNG (MUTUAL INTERDEPENDENCE). Pada dasarnya, tiap perusahaan dalam menetapkan harga dan strategi pemasaran lainnya, secara nyata harus mempertimbangkan reaksi dan tindakan balasan dari pesaing- pesaingnya atas tindakan-tindakan yang telah diambilnya. Suatu penurunan harga, misalnya, mungkin dapat menguntungkan suatu perusahaan yang terisolasi, akan tetapi apabila penurunan harga ini mengakibatkan perusahaan-perusahaan lain juga menurunkan harga-harga mereka untuk melindungi penjualan, maka sebagai akibatnya seluruh perusahaan- perusahaan yang berada dalam pasar tersebut akan menderita penurunan laba. Oleh karena itu, para pelaku oligopoli cenderung untuk menghindari terjadinya suatu persaingan harga dengan cara menggunakan berbagai mekanisme (KEPEMIMPINAN HARGA (PRICE LEADERSHIP), KARTEL (CARTELS)) untuk mengkoordinasikan harga-harga mereka.
Para pelaku oligopoli bersaing satu sama lain dengan menggunakan strategi pembedaan produk yang beraneka ragam (iklan dan promosi penjualan, pelemparan produk-produk baru), karena hal ini akan mempertahankan dan meningkatkan kemampuan pencapaian laba; pemotongan-pemotongan harga mudah untuk disesuaikan sedangkan pembedaan produk lebih sulit untuk ditiru, karenanya akan memberikan kesempatan untuk meningkatkan pangsa pasar yang lebih permanen; pembedaan dapat meningkatkan penjualan pada tingkat harga yang berlaku; atau biaya-biaya tambahan yang dikeluarkan dapat dibebankan pada konsumen; pembedaan dengan cara membina loyalitas merek dagang pada para pemasok yang ada akan membuat perusahaan-perusahaan baru sulit untuk memasuki pasar tersebut. Teori pasar tradisional (statis) memperlihatkan oligopoli menghasilkan suatu KINERJA PASAR (MARKET PERFORMANCE) di bawah optimal yang sama seperti MONOPOLI (MONOPOLY): output dibatasi sampai pada tingkat di bawah minimalisasi biaya; perusahaan-perusahaan yang tidak efisien akan merasa “enggan” untuk terlibat dalam persaingan harga; persaingan pembedaan meningkatkan biaya penawaran; harga ditetapkan di atas biaya penawaran minimum sehingga memberikan para pelaku oligopoli LABA DI ATAS NORMAL (ABOVE-NORMAL PROFITS) yang dilindungi oleh hambatan-hambatan untuk masuk. Sebagaimana monopoli, analisis pasar oligopoli tidak menganggap bahwa SKALA EKONOMIS (ECONOMIES OF SCALE) mungkin dapat mengakibatkan pengurangan biaya dan harga dalam industri, dan kontribusi persaingan oligopolistis yang penting adalah PENCIPTAAN (INNOVATION) dan pengembangan PRODUK BARU (NEW PRODUCT) .
Lihat KINKED-DEMAND CURVE, LIMIT-PRICING, PERFICT COMPETITION, MONOPOLISTIC COMPETITION, DUOPOLY, GAME THEORY, REVISED SEQUENCE.

PENGERTIAN OLIGOPOLY / OLIGOPOLI | ok-review | 4.5