PENGERTIAN MOHAMMAD ILYAS

By On Sunday, March 30th, 2014 Categories : Antropologi

PENGERTIAN MOHAMMAD ILYAS – Lengkapnya Kiai Haji Mohammad Ilyas, menjabat menteri agama da­lam Kabinet Burhanuddin Harahap (1955-1956). Ia di­kenal sebagai pembaharu dalam kehidupan pondok pesantren, terutama mengenai bahan-bahan pelajaran (kurikulum). Dengan Kiai Haji Wahid Hasyim, ka­wan sepermainannya, ia bersaudara sepupu.
Setamat HIS, Ilyas menuntut ilmu di pondok pesan­tren Tebuireng, antara lain bersama Wahid Hasyim. Pada tahun 1929 ia ditunjuk Kiai Hasyim Asyari, pamannya, menjadi kepala Madrasah Salafiyah. Di madrasah inilah ia mulai mengadakan pembaharuan, terutama menyangkut wawasan pondok pesantren. Ia mengizinkan koran dan majalah masuk pesantren dan para santri diberi pelajaran membaca huruf Latin. Ia juga memberlakukan pelajaran bahasa Indonesia, se­jarah Indonesia, dan berhitung. Program pembaha­ruannya ini menimbulkan baik sikap mendukung mau­pun menentang, di kalangan pesantren sendiri mau­pun orang tua para santri (bahkan ada beberapa orang tua yang menarik anaknya keluar dari Tebuireng).
Pada tahun yang sama (1929), Ilyas dan Wahid Ha­syim menunaikan ibadah haji ke Mekah. Ilyas memu­tuskan untuk menetap di sana sampai tahun 1935. Se­lama itu ia sempat menjadi Pengurus Raudlatul Munazirin, organisasi pelajar Indonesia di Mekah. Dalam perjalanan pulang, ia singgah di wilayah India yang kini menjadi Pakistan, New Delhi, Agra, Kalkuta, dan Malaya untuk memperdalam ilmunya. Setibanya di tanah air ia terjun di kalangan NU.

PENGERTIAN MOHAMMAD ILYAS | ok-review | 4.5