PENGERTIAN MAKSIMALISASI HASIL PENJUALAN

By On Wednesday, January 22nd, 2014 Categories : Ekonomi

SALES-REVENUE MAXIMIZATION / MAKSIMALISASI HASIL PENJUALAN adalah sebuah tujuan perusahaan dalam TEORI PERUSAHAAN (THEORY OF THE FIRM) yang digunakan sebagai suatu alternatif dalam asumsi tradisional tentang MAKSIMALISASI LABA (PROFIT MAXIMIZATION) . Perusahaan diasumsikan berusaha untuk memaksi- malisasi pendapatan penjualan karena adanya suatu batasan laba minimum (ditetapkan oleh kebutuhan untuk membayar deviden kepada para pemegang saham dan untuk membiayai ekspansi). Dalam gambar 159, pendapatan penjualan akan maksimal pada tingkat output OQs. Apabila batasan laba minimum perusahaan adalah pada tingkat A, maka tingkat
output yang memaksimalkan pendapatan penjualan OQs akan memberikan laba yang cukup. Apabila perusahaan membutuhkan tingkat laba pada tingkat B, maka tingkat output yang memaksimalkan pendapatan penjualan OQs jelas tidak memadai. Output perusahaan karenanya akan diturunkan sampai pada tingkat OQs, yaitu tingkat yang cocok dengan batasan labanya. Dengan demikian jelas bahwa semakin tinggi angka laba minimum yang diinginkan, maka semakin penting batasan tersebut, dan tingkat-tingkat output yang memaksimalkan laba (OQjn) dan memaksimalkan pendapatan penjualan akan menjadi lebih dekat satu sama lain. Lihat juga MANAGERIAL THEORIES OF THE FIRM, FIRM OBJECTIVES, DIVORCE OF OWNERSHIP FROM CONTROL.
SALES TAX OR TURNOVER TAX / PAJAK PENJUALAN ATAU PAJAK PERGANTIAN adalah suatu bentuk dari PAJAK TIDAK LANGSUNG (INDIRECT TAX) yang tercakup dalam harga penjualan dari suatu produk dan ditanggung oleh konsumen. Pajak penjualan meliputi PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (VALUE ADDED) serta BEA DAN CUKAI (EXCISE DUTY) .

PENGERTIAN MAKSIMALISASI HASIL PENJUALAN | ok-review | 4.5