PENGERTIAN MAKHLUK EKONOMI

By On Friday, October 18th, 2013 Categories : Ekonomi

Dalam karya klasiknya, History of Economic Analysis, Joseph Schumpeter menyebut konsep makhluk ekonomi sebagai pihak yang “sangat efektif dalam mempromosikan kritik- kritik terhadap ‘kebahagiaan dan kepuasan Ini merupakan ekspresi kebingungan karena konsep ini sangat kabur dan umum sehingga aneka versinya bermunculan, dan semuanya diliputi oleh persepsi yang kurang terarah mengenai bagaimana memahami perilaku ekonomi manusia. Keberadaan konsep makhluk ekonomi secara umum dapat dilacak jauh ke belakang dalam sejarah pemikiran sosial; namun konsep ini menjadi penting baru setelah berkembangnya analisis ekonomi di abad 19 yang didasarkan pada asumsi individualisme rasional. Versi yang dirumuskan para ekonom menggambarkan makhluk ekonomi sebagai orang yang punya preferensi tertentu, rasional, punya informasi sempurna mengenai dunia luar dan ia mampu mengadakan perhitungan untuk menentukan langkah terbaik. Dengan kemampuan sebesar itu ia mampu memaksimalkan kesejahteraannya di tengah berbagai kendala. Makhluk ekonomi sela’.: melandaskan diri pada rasionalitas. Meskipun ::dak semua tujuannya bersifat materi ia selalu mengejarnya secara rasional. Ada lagi pendekatan lainnya yang memperlakukan asumsi makhluk ekonomi sebagai suatu perangkai deduktif untuk mengembangkan prediksi-prediksi tertentu tentang dunia luar. yang nantinya masih harus dibandingkan dengan kenyataan yang terjadi. Dalam pendekatan ini, tidak realistisnya asumsi makhluk manusia itu tidak menjadi persoalan, karena eksistensinya sekedar untuk mengukur prediksi yang dirumuskan darinya. Para ilmuwan di luar ekonom tidak tertarik dengan argumen pengandaian makhluk ekonomi iiu. Mereka cenderung memilih asumsi-asumsi yang cukup relevan dan realistis sehingga asumsi yang tidak demikian (meskipun ada gunanya) tidak disukai. Penolakan asumsi yang berlebihan adalah hai biasa; sejak lama Freud sudah mengatakan bahwa penolakan akan terjadi, apa yang ada tidak sesuai dengan motivasi. Mereka juga menghindari pembahasan tentang bagaimana cara-cara kalkulasi yang sering diterapkan oleh agen-agen ekonomi itu dikonstruksikan. Misalnya saja, apa yang dimaksud dengan maksimalisasi keuntungan, mengingat makna keuntungan itu sendiri bisa berbeda-beda tergantung konteksnya?
Apa pun masalah filosofis dan metodologisnya, makhluk ekonomi tetap merupakan sebuah konsep yang secara halus mewarnai ilmu ekonomi modem. Sebagian hal ini mencerminkan luasnya keyakinan tentang kemampuan ekonomis manusia. Sebagian lagi dikarenakan tersedianya berbagai perangkat penunjang yang melipat gandakan kemampuan manusia sehingga ia sanggup mengatasi masalah ekonomi sekompleks apa pun.

PENGERTIAN MAKHLUK EKONOMI | ok-review | 4.5