PENGERTIAN LINGKUNGAN GEOGRAFI

By On Friday, October 25th, 2013 Categories : Sosiologi

Lingkungan ‘alamiah’ pada suatu wilayah terdiri dari permukaan lahan itu sendiri (relatif tidak banyak ahli geografi yang meneliti laut}, hidrologi permukaan air di wilayah itu, flora dan fauna yang tinggal di dalamnya, lapisan tanah yang menutupi permukaan itu, dan atmosfir yang terdapat di atasnya. Semua unsur ini terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks flora di suatu wilayah, misalnya, mempengaruhi iklim di sekitarnya dan pembentukan serta pengikisan lapisan tanah di bawahnya. Akan tetapi, kebanyakan ahli geografi fisik memfokuskan perhatian mereka pada salah satu aspek saja dari lingkungan yang kompleks ini, agar pemahaman mereka terhadap asal-usul dan kesinambungan perubahannya bisa dilakukan secara detil K.J. Gregory 1985). Pembagian fokus ini tercermin dar. berbagai subdivisi pada geografi fisik, di mana sebagian besar ahli lebih suka menempatkan dirinya pada satu subdivisi ketimbang geografi fisik secara umum, Hampir semua subdivisi terkait dengan disiplin-disiplin ilmu lain, dan sementara ahli geografi fisik mengklaim bahwa mereka lebih memiliki afinitas dengan disiplin luar itu ketimbang disiplin ilmu mereka sendiri. Di antara subdivisi-subdivisi itu, yang terbesar adalah geomorfologi, yakni studi tentang bentuk permukaan tanah dalam berbagai skala ruang dan proses pembentukannya. Banyak ahli geomorfologi menaruh perhatian khusus kepada fungsi air sebagai salah satu pembentuk permukaan tanah, sehingga mereka kemudian menjalin hubungan erat dengan hidrologi; yang lain, khususnya mereka yang berminat pada proses pembentukan permukaan tanah dalam jangka-panjang menjalin hubungan erat dengan ahli geologi, sementara mereka yang berminat pada pertanahan berhubungan erat dengan pedologi. Pengelompokan yang lebih kecil lagi adalah klimatologi (yang berhubungan dengan meteorologi) dan biogeografi, yang lebih berfokus pada tumbuh-tumbuhan ketimbang binatang dan dengan demikian lebih banyak bekerja sama dengan para ahli ekologi dan botani ketimbang ahli zoologi. Kendati hampir semua ahli geografi bekerja dalam salah satu bidang subdisiplin tersebut, kini semakin diakui bahwa perlu juga untuk mempelajari saling keterkaitan antara berbagai unsur kompleksitas lingkungan ini paling tidak karena unsur-unsur ini saling berpengaruh satu sama lain, sebagaimana tergambar dengan perhatian yang berkembang dewasa ini mengenai perubahan-perubahan lingkungan yang berlangsung cepat. Semakin diakui juga bahwa kehadiran manusia selalu mempengaruhi keadaan permukaan bumi, tanah dan atmosfir, apalagi ketika manusia melakukan proses geomorfologi, hidrologi, biologi, dan atmosfir dengan dampak-dampak terhadap kemampuan lingkungan mempertahankan kehidupan manusia dalam jangka panjang atau bahkan dalam jangka pendek. Ini membutuhkan penelitian yang terkoordinasi dari berbagai kelompok atau subdivisi. guna mengkombinasikan berbagai keahlian khusus.
Meski studi mengenai lingkungan fisik hampir sepenuhnya menjadi lahan bagi ahli geografi fisik, namun sementara ahli geografi manusia juga mulai menunjukkan perhatian pada lansekap fisik, terutama mereka yang berminat menganalisis fungsi lansekap atau tata ruang sebagai bagian dari kehidupan manusia. Bagi sementara ahli geografi manusia, penafsiran terhadap kedudukan lansekap fisik adalah pusat dari tuntutan kehidupan manusia, dan konsepsi-konsepsi populer mengenai bagaimana ‘bumi bekerja’ (misalnya siklus hidrologisnya) adalah sumber penting bagi pemahaman geografis. Bagi ahli lain, konsep alam itu sendiri merupakan bentukan/konstruksi sosial dan dengan demikian penafsiran-penafsiran terhadap dunia fisik merupakan bagian dari superstruktur ideologis masyarakat.

PENGERTIAN LINGKUNGAN GEOGRAFI | ok-review | 4.5