PENGERTIAN KLASIFIKASI INDUSTRI

By On Thursday, December 19th, 2013 Categories : Ekonomi

INDUSTRIAL CLASSIFICATION / KLASIFIKASI INDUSTRI adalah pengelompokkan kegiatan ekonomi sejenis dalam INDUSTRI-INDUSTRI (INDUSTRIES) atau PASAR (MARKETS). Klasifikasi seperti ini dimulai dengan mengidentifikasi spektrum yang luas dari kegiatan-kegiatan yang berkaitan (sebagai contoh, ‘sektor manufaktur’), kemudian setiap kelompok kegiatan dibagi dalam kelompok yang semakin sempit sehingga klasifikasi dapat digunakan dalam berbagai hal untuk tujuan yang berbeda-beda. Di Inggris, STANDARD INDUSTRIAL CLASSIFICATION (SIC) menyusun dan mengukur kelompok-kelompok kegiatan ekonomi pada berbagai tingkat kelompok yang besar dan kelompok yang kecil. Standard Industrial Classification terdiri dari 10 Divisi utama (sebagai contoh, Barang Logam Teknik); 60 kelas (sebagai contoh, logam); 222 Kelompok (sebagai contoh, Non-Logam Besi); dan 334 Kegiatan (sebagai contoh, Tembaga)
Kegiatan atau ‘industri’ dari kegiatan yang sejenis (lihat INDUSTRY) berasal dari karakteristik pasokannya, khususnya pemakaian bahan baku biasa dan proses manufaktur. Pengklasifikasian tersebut menyajikan sumber informasi yang berguna mengenai struktur industri dan data ctatistik yang rinci mengenai tenaga keija, output dan investasi berdasarkan sector industri. Namun demikian untuk tujuan analisis pasar, data SIC biasanya perlu diinterpretasikan kembali untuk mendapatkan spesifikasi yang berarti dari pasar yang didefinisikan dalam kelompok produk yang dianggap sebagai barang substitusi oleh pembeli. Sebagai contoh, botol gelas dan kaleng logam disajikan dalam industri yang berbeda pada SIG (Divisi 2, Kegiatan ‘penempatan gelas’, Divisi 3, ‘pengemasan produk logam’), tetapi menurut pemakai bahan baku kemasan, misalnya produsen kopi, kedua produk ini merupakan barang substitusi.
Klasifikasi industri digunakan untuk perencanaan makroekonomi untuk tujuan kebijakan persaingan, dan untuk mendapatkan informasi statistik mengenai output dan tenaga kerja. Lihat STRUCTURE INDUSTRY, CROSS-ELASTICITY OF DEMAND.

PENGERTIAN KLASIFIKASI INDUSTRI | ok-review | 4.5