PENGERTIAN KESEIMBANGAN EKONOMI

By On Monday, October 21st, 2013 Categories : Ekonomi

Keseimbangan ekonomi adalah suatu waktu tercapainya keseimbangan sementara tersebut. Dalam konteks statis, ada dua batasan ekuilibrium yang berbeda namun berkait. Yang pertama mengatakan ekuilibrium sebagai suatu keadaan ekonomi seimbang. Menurut definisi ini, jumlah permintaan dan pasokan benar-benar seimbang, karena permintaan sama besarnya dengan pasokan atau penawaran. Ekuilibrium juga menggambarkan suatu situasi di mana tidak ada pelaku ekonomi yang berkeinginan mengubah tindakan atau strategi yang telah ditetapkan sebelumnya. Batasan yang terakhir dilatarbelakangi oleh teori permainan (game theory) dan dijelaskan dengan suatu pasar oligopolistik di mana semua perusahaan merasa puas dengan pilihan tingkat ouput yang ada. Tampak bahwa kedua batasan itu memang berhubungan. Jika pasokan sama dengan permintaan, tidak akan ada perusahaan yang ingin memproduksi lebih atau kurang karena masing-masing sudah menjual dalam jumlah yang akan memberikan keuntungan. Dengan demikian setiap konsumen juga akan mampu melaksanakan rencana-rencana pembeliannya sehingga akan memberikan kepuasan maksi mum. Dalam konteks ekonomi kompetitif, kedua batasan itu sama artinya. Seperti yang ditunjukkan oleh Arrow dan Debreu (1954), ekuilibrium ekonomi kompetitif dapat digambarkan sebagai titik keseimbangan dari suatu permainan yang telah terencanakan. Sedangkan dalam konteks perekonomian atau ilmu ekonomi yang dinamis, tradisi akademik sejak Hicks (1946) telah membaginya dalam periode-periode berlainan. Ketika pasar sedang seimbang dalam periode tertentu, maka suatu keseimbangan sementara tercapai.Selain riset mengenai ketidakseimbangan ekonomi, konsep keseimbangan masih menjadi bahasan utama analisis ekonomi.
Banyak upaya untuk membuktikan keberadaan keseimbangan dalam berbagai model ekonomi yang menunjukkan kelebihan-kelebihan keseimbangan. Yang sama pentingnya adalah analisis keunikan dan stabilitas keseimbangan dan akibat-akibat yang dapat ditimbulkan olehnya dalam ukuran-ukuran tertentu. Posisi-posisi keseimbangan juga ditempatkan pada tempat yang berlawanan dengan ketidakseimbangan. Penekanan terhadap keseimbangan dapat menjelaskan beberapa hal berikut. Sejarah menyatakan bahwa ekonomi dapat memperbaiki dirinya sendiri, sehingga jika terjadi situasi ketidakseimbangan, maka akan ada kekuatan-kekuatan yang mengembalikan keseimbangan. Sekalipun penyesuaian seperti itu terjadi pada konteks pasar tunggal, kenyataan mengenai tingginya tingkat penggangguran dan studi-studi teoretis mengenai stabilitas menggambarkan bahwa keseimbangan pada umumnya tidak tercapai. Penjelasan mengenai keseimbangan menjadi lebih pragmatis dewasa ini. Dalam setiap analisis dari suatu model, konsep keseimbangan memainkan perannya sebagai awal kajian. Studi-studi atau penelitian yang mendalam terhadap konsep itu didukung oleh kenyataan bahwa keseimbangan dihasilkan oleh keberhasilan dalam mengikuti aturan permainan yang ada. Bahkan seandainya fokus yang terakhir itu menunjukkan adanya ketidakseimbangan, masih ada manfaat- manfaat berharga yang bisa dipetik dengan membandingkan aspek-aspek ketidakseimbangan dengan keseimbangan. Singkatnya, konsep keseimbangan tersebut memang memperoleh perhatian sangat besar dalam ilmu ekonomi.

PENGERTIAN KESEIMBANGAN EKONOMI | ok-review | 4.5