PENGERTIAN KEPENTINGAN UMUM

By On Tuesday, January 21st, 2014 Categories : Ekonomi

PUBLIC INTEREST / KEPENTINGAN UMUM adalah suatu patokan yang digunakan dalam pelaksanaan KEBIJAKAN PERSAINGAN (COMPETITION POLICY) (di Inggris) untuk menilai apakah suatu tindakan tertentu, atau kebijakan yang dilaksanakan oleh seorang pemasok, atau oleh suatu kelompok pemasok, atau suatu perubahan dalam struktur suatu pasar adalah “baik” atau “buruk” dalam artian dampaknya terhadap efisiensi ekonomi dan konsumen. Contoh, adalah sesuai dengan kepentingan umum apabila sebuah perusahaan memberikan harga pada produknya pada tingkat yang hanya memberikan suatu pengembalian laba yang “adil”, yaitu suatu laba yang hanya memadai untuk menjamin penawaran yang efisien dari produk (lihat NORMAL PROFIT). Demikian juga, adalah bertentangan dengan kepentingan umum apabila sebuah perusahaan membebani konsumen untuk mendapatkan laba besar dengan cara menetapkan harga yang terlalu tinggi (lihat ABOVE-NORMAL PROFIT) . Dalam praktek, permasalahan ini rumit dengan adanya kesulitan dalam menafsirkan data: misalnya, laba yang rendah dapat mencerminkan suatu kebijakan penetapan harga yang konservatif atau akibat dari kenyataan bahwa perusahaan tersebut sangat tidak efisien. Lagi pula, terdapat komplikasi yang lebih jauh yang timbul dari kenyataan bahwa tindakan-tindakan tertentu dapat mengakibatkan dampak yang menguntungkan dan dampak yang merugikan secara bersamaan. Dalam kasus ini, suatu penilaian “hubungan timbal balik” diperlukan untuk membentuk suatu pertimbangan yang seimbang.
Lihat WILLIAMSON “TRADE-OFF MODEL”, MONOPOLIES AND MERGERS COMMISSION, RESTRICTIVE PRACTICES COURT.
PUBLIC SECTOR OR GOVERNMENT SECTOR / SEKTOR UMUM AKIN SEKTOR PEMERINTAH adalah bagian dari perekonomian yang menyangkut transaksi-transaksi vang dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah menerima pendapatan dari pajak (TAXATION) dan penerimaan lainnya dan mempengaruhi jalannya perekonomian melalui keputusan pembelanjaan dan investasi.,(PENGELUARAN PEMERINTAH (GOVERNMENT EXPENDITURE)) dan melalui pengendalian (melalui KEBIJAKAN MONETER (MONETARY POLICY) dan KEBIJAKAN FISKAL (FISCAL POLICY)) atas keputusan pembelanjaan dan investasi dari sektor-sektor perekonomian yang lain. Sektor negara, bersama-sama dengan SEKTOR PRIBADI (PRIVATE SECTOR), SEKTOR KEUANGAN (FINANCIAL SECTOR) SEKTOR PERUSAHAAN (CORPORATE SECTOR) , dan SEKTOR LUAR NEGERI (FOREIGN SECTOR) membentuk perekonomian nasional. Lihat CIRCULAR FLOW OF NATIONAL INCOME MODEL.

PENGERTIAN KEPENTINGAN UMUM | ok-review | 4.5