PENGERTIAN KELENJAR ENDOKRIN

By On Thursday, February 27th, 2014 Categories : Kesehatan

Adalah penghasil zat di dalam tubuh yang disebut hormon. Kelenjar ini tidak mempunyai saluran keluar; itulah sebabnya kelenjar endokrin juga sering disebut kelenjar buntu. Hormon yang dihasilkannya langsung diserap ke dalam per­edaran darah. Hormon kemudian dibawa ke organ tu­buh sasaran. Di sini senyawa itu dapat berperanan se­bagai pengatur, atau pengintegrasi fungsi-fungsi tu­buh. Kelenjar ini dibedakan dari kelenjar eksokrin, yang mempunyai saluran keluar untuk senyawa yang dihasilkannya. Senyawa yang dihasilkan kelenjar eksokrin ini biasanya beraksi di permukaan organ da­lam di dekat kelenjar tersebut. Sebaliknya, hormon hasil kelenjar endokrin mampu mempengaruhi alat tu­buh yang letaknya jauh dari kelenjar penghasilnya.
Berbagai kelenjar endokrin bekerja dalam keterpa­duan fungsi yang tinggi, sehingga tidak satu pun ke­lenjar endokrin yang bekerja sendiri atau terisolasi. Bila suatu kelenjar endokrin terganggu fungsinya, ke­lenjar endokrin lainnya atau organ sasaran akan ter­pengaruh pula. Sistem endokrin dan sistem saraf sa­ling berhubungan, sehingga keduanya sering digabung sebagai sistem neuroendokrin. Hormon mempenga­ruhi kerja saraf, dan sebaliknya, saraf mempengaruhi kelenjar ini. Sel-sel saraf tertentu menghasilkan hor­mon yang mempengaruhi kelenjar endokrin dan organ- organ lain.
Hormon di dalam sirkulasi darah biasanya diikat oleh protein, sehingga senyawa ini berada di dalam tubuh dalam waktu yang cukup lama sebelum akhir­nya dikeluarkan tubuh. Dengan demikian, hormon ini dapat mengontrol proses-proses yang kelangsungan­nya berjangka panjang, misalnya proses pertumbuh­an, menyusui, dan siklus haid.
Pada Vertebrata, kelenjar hipofisa merupakan pu­sat kegiatan sistem endokrin. Kelenjar ini terletak di dasar otak, dan berhubungan dengan otak melalui suatu tangkai yang pendek dan kecil. Bagian depan­nya menghasilkan berbagai hormon, yaitu hormon pertumbuhan, prolaktin, dan berbagai hormon peng­atur kelenjar endokrin lainnya yang antara lain mem­pengaruhi kelenjar tiroid, adrenal bagian luar, testis, dan ovarium. Bagian tengahnya menghasilkan hor­mon yang mengatur sel pigmen melanin. Bagian be­lakangnya tidak merupakan kelenjar, melainkan be­rupa organ yang menyimpan dan melepaskan neuro- hormon yang dihasilkan oleh sel-sel di dalam otak. Walaupun kelenjar ini sering disebut kelenjar endo­krin pengatur, ternyata kerjanya masih di bawah pengaruh neiirofiormon dan beberap’asenyawalainnya. Kelenjar ini juga hampir tidak berpengaruh terhadap kelenjar adrenal bagian tengah, paratiroid, pankreas, dan beberapa kelenjar endokrin lainnya.
Kelenjar endokrin juga ditemukan pada Avertebrata. Crustacea dan serangga mempunyai kelenjar yang menghasilkan ekdison, suatu hormon steroid yang beraksi dalam pelepasan kulit.

PENGERTIAN KELENJAR ENDOKRIN | ok-review | 4.5