PENGERTIAN KEKUATAN CASABLANCA

By On Friday, November 15th, 2013 Categories : Antropologi

KEKUATAN CASABLANCA merupakan kekuatan negara-negara sekutu dalam menghadapi Jerman pada Perang Dunia II. Kekuatan ini berhasil dihimpun dalam konferensi yang diselenggarakan di Casablanca, Moroko, Afrika Utara, pada tanggal 14-24 Januari 1943. Konferensi memutuskan untuk terus mendesak Jerman dan Jepang agar segera menyerah tanpa syarat. Tokoh-tokoh penting dalam konferensi itu adalah Presiden Amerika Serikat, Roosevelt, dan Perdana Menteri Inggris, Churchill.
Dalam konferensi itu juga diusahakan untuk mengatasi perbedaan pandangan antara Roosevelt dan de Gaulle, dan perbedaan pandangan yang terdapat di antara para Staf Angkatan Bersenjata Gabungan Sekutu mengenai rencana invasi lewat Pulau Sisilia dan Italia. Ternyata rencana pendaratan tentara Sekutu di Normandia lebih mendapat dukungan daripada rencana pendaratan tentara Sekutu melalui Sisilia dan Italia. Banyak pengamat maupun politikus menyatakan bahwa seandainya pendaratan tentara Sekutu dipusatkan di Pulau Sisilia dan Italia, maka sejarah Eropa sesudah Perang Dunia II akan lain. Eropa tidak akan terpecah menjadi Eropa Barat dan Eropa Timur seperti seMrang ini. Serangan melalui Sisilia, Italia terus ke utara melalui negara Eropa yang sekarang disebut Eropa Timur, seperti Cekoslowakia, Polandia, Hungaria, dan Jerman Timur, dapat menghalangi pendudukan tentara Rusia atas negara-negara itu dan memberi perlindungan kepada negara-negara tersebut agar tidak jatuh ke tangan komunis.

PENGERTIAN KEKUATAN CASABLANCA | ok-review | 4.5