PENGERTIAN KEKEBALAN (INOCULATION)

By On Monday, November 25th, 2013 Categories : Psikologi

McGuire mengajukan hipotesis bahwa sumber ketahanan lain dari target untuk menghadapi perubahan adalah pengalaman masa lalu dengan masalah itu. Dia dan teman-temannya melakukan serangkaian eksperimen tentang efek pemberian pengalaman, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan melawan persuasi. Dia menggambarkan individu yang dihadapkan pada komunikasi yang senjang seperti seseorang yang diserang virus atau penyakit. Semakin kuat pesan persuasif (virus) itu, semakin besar kerusakan yang ditimbulkan; semakin kuat pertahanan seseorang, semakin baik kemampuannya melawan persuasi (penyakit).
Ada dua cara yang berbeda untuk memperkuat ketahanan seseorang terhadap penyakit. Kita dapat memperkuat tubuhnya secara umum, dengan memberi vitamin, latihan, dan sebagainya; atau kita dapat memperkuat ketahanannya terhadap penyakit tertentu dengan menambah antibodi. McGuire menyatakan bahwa dua pendekatan ini juga dapat diterapkan pada situasi pengaruh.
Untuk memulainya, dia mengidentifikasi sejumlah kebenaran kultural (cultural truisms) opini-opini yang secara universal dianut dalam masyarakat kita dan hampir tidak pernah tunduk pada segala macam bentuk serangan. Salah satu contohnya ialah keyakinan bahwa menyikat gigi setiap selesai makan adalah sesuatu yang baik. Mungkin hampir setiap orang di Amerika Serikat yakin bahwa secara mendasar ini merupakan gagasan yang bagus dipandang dari sudut kesehatan gigi. Dan kebanyakan orang tidak pernah mendengar hal apa pun yang menentang gagasan itu. Jadi orang yang mempertahankan pendapat ini seperti individu yang belum pernah dihadapkan pada baksil cacar air. Dia tidak pernah dipaksa mempertahankan dirinya dari serangan sehingga tidak pernah membangun pertahanan apa pun untuk menghadapi serangan. Salah satu prosedur yang memperkuat daya tahan adalah pembentukan opini seseorang secara langsung melalui pemberian argumen tambahan yang mendukung pendapat awalnya. McGuire menyebutnya ketahanan dukungan /(supportive defense). Bila seseorang yakin bahwa menyikat gigi tiga kali sehari me¬rupakan sesuatu yang baik, kepadanya diperlihatkan suatu penelitian yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa orang yang melakukan hal itu memiliki lubang gigi yang lebih sedikit daripada orang yang menyikat gigi kurang dari tiga kali atau bahkan tidak sama sekali. Kenyataannya, pemberian dukungan semacam ini pada pendapat individu, agak meningkatkan ketahanan mereka terhadap komunikasi persuasif selanjutnya. Pendekatan yang lain adalah dengan memperkuat ketahanan individu terhadap persuasi. McGuire menyatakan bahwa, seperti juga dengan penyakit, cara yang paling efektif untuk meningkatkan daya tahan adalah dengan membangun ketahanan. Bila seseorang diberi bibit penyakit cacar air lemah yang dapat diatasinya, tubuhnya akan menghasilkan, antibodi yang di masa mendatang memberikan ketahanan yang efektif dan kokoh terhadap serangan yang lebih kuat. Demikian juga, bila suatu opini tertentu tidak pernah diserang, opini itu akan menjadi sangat rentan karena tidak ada pertahanan yang dibangun di sekitarnya. Apabila tiba-tiba suatu opini menjadi sasaran tekanan persuasi, individu tidak me-miliki ketahanan, dan opini itu cenderung relatif mudah berubah. Namun, bila suatu opini diserang dan individu berhasil mempertahankan dirinya, dia akan mampu melawan serangan berikutnya karena dia telah membangun sistem pertahanan yang relatif kuat.
Dengan kata lain, McGuire menyatakan ? adanya kemungkinan untuk mengebalkan individu terhadap serangan persuasif seperti kita dapat mengebalkan mereka terhadap penyakit. Ini dilakukan melalui serangan lemah terhadap sikap individu. Serangan harus lemah, atau akan mengubah sikap dan perlawanan akan berakhir. Untuk memastikan bahwa hal ini tidak terjadi, target dibantu mempertahankan dirinya terhadap serangan lemah itu. Dia diberi argumen yang secara khusus diarahkan pada serangan itu, atau diberitahu bahwa serangan tersebut tidak terlalu hebat dan dia pasti dapat menangkalnya. Penelitian pokok yang dilakukan oleh McGuire dan Papageorgis (1961) menggunakan metode dukungan maupun kekebalan untuk membangun ketahanan. Ada tiga kelompok subjek: satu kelompok memperoleh dukungan terhadap pendapatnya; satu kelompok mengalami serangan lemah terhadap pen-dapatnya dan serangan itu ditangkal (kondisi pengebalan); dan kelompok ketiga tidak memperoleh prosedur apa pun. Setelah itu, semua kelompok dihadapkan pada serangan yang kuat terhadap pendapat awal mereka. Sejauh mana perubahan setiap kelompok sebagai hasil serangan akhir ini. Metode dukungan sedikit membantu subjek melawan persuasi kelompok yang menerima dukungan, sedikit kurang berubah dibandingkan kelompok yang tidak memperoleh persiapan. Tetapi metode kekebalan banyak membantu; subjek yang menerima persiapan ini melakukan perubahan yang jauh lebih sedikit dibandingkan subjek-subjek lain. Salah satu implikasinya adalah bahwa keta-hanan dukungan terbaik dicapai bila target benar-benar membutuhkan pemikiran tentang argumen-argumen spesifik. Ketahanan kekebalan yang lebih baik dicapai bila target dirangsang untuk mendapatkan argumen pertahanannya sendiri. Konsisten dengan pandangan ini, penelitian selanjutnya memperlihatkan bahwa dukungan cenderung efektif terutama bila serangan berikutnya mengandung argumen-argumen yang mirip dengan isi argumen dukungan, tetapi relatif tidak efektif bila digunakan argumen baru. Sebaliknya, kekebalan tetap efektif meskipun serangan melibatkan argumen-argumen baru (McGuire, 1964).
Mekanisme spesifik di mana kekebalan berfungsi masih belum jelas. Mungkin teori respons kognitif merupakan teori yang paling sering digunakan untuk menjelaskan hasil-hasil ini. Teori itu menyatakan bahwa dalam menangkal serangan yang lemah, individu menggunakan dan dengan demikian melatih semua pertahanannya. Dia menyiapkan argumen yang mendukung pendapatnya, menyusun argumen sanggahan terhadap pendapat yang bertentangan, menghina sumber yang berpandangan terbalik, dan sebagainya. Ini akan membuat setiap mekanisme pertahanan bertambah kuat dan akan memberikan pandangan yang lebih efektif pada individu.

PENGERTIAN KEKEBALAN (INOCULATION) | ok-review | 4.5