PENGERTIAN KEBIJAKAN PERTANIAN GABUNGAN

By On Friday, December 6th, 2013 Categories : Ekonomi

COMMON AGRICULTURAL POLICY (CAP) / KEBIJAKAN PERTANIAN GABUNGAN adalah kebijakan Masyarakat Eropa/ME) untuk membantu sektor pertanian. Tujuan utama kebijakan ini adalah mencapai standar hidup yang wajar bagi para petani dan meningkatkan efisiensi sektor pertanian (lihat AGRICULTURAL POLICY). CAP diurus oleh European Agricultural Guidance and Guarantee Fund, dengan kebijakan utama dan keputusan operasional (menetapkan harga- harga pertanian secara tahunan) ditangani oleh Council of Minister masyarakat Eropa. Bantuan kepada sektor pertanian dilakukan dengan empat cara utama:
(a) sekitar 70-75% produksi pertanian Masyarakat Eropa mendapat keuntungan dari sistem subsidi harga dengan cara mempertahankan harga di atas tingkat harga dunia. Harga dari susu, sereal, mentega, gula daging babi, daging lembu, daging anak lembu, buah-buahan tertentu dan sayur- sayuran dan anggur adalah tetap secara tahunan dan sekali ditetapkan akan dipertahankan pada tingkat tersebut dengan cara membeli output yang tidak teijual di pasar, KOMPENSASI KEUANGAN (MONETARY COMPENSATION AMOUNTS) dipergunakan untuk mengkonversi harga yang seragam untuk setiap produk kedalam mata uang nasional dan menyesuaikan kembali harga apabila nilai tukar dari negara anggota berubah.
(b) variabel tingkat TARIF (TARIFF) digunakan untuk meningkatkan harga barang impor produk-produk tersebut di atas, sehingga menjamin bahwa produk pertanian Masyarakat Eropa sangat bersaing. Produk pertanian yang 25% yang tidak termasuk dalam subsidi harga sama sekali tergantung pada tarif perlindungan untuk menjaga tingkat harga domestik yang tinggi.
(c) SUBSIDI EKSPOR (EXPORT SUBSIDIES) dilakukan untuk memungkinkan petani ME untuk menurunkan harga ekspor dengan demikian dapat bersaing dengan baik di pasaran dunia.
(d) bantuan dana diberikan untuk membiayai modernisasi pertanian dalam rangka meningkatkan efisiensi pertanian.
CAP adalah komponen tunggal yang terbesar dari anggaran pengeluaran Masyarakat Eropa. Pada tahun 1991 sebesar 65% dari total pengeluaran dari ME. Lebih dari 90% anggaran CAP tahun-tahun belakangan ini digunakan untuk subsidi harga dan subsidi ekspor. Walaupun CAP memperoleh sukses, terutama untuk pengadaan produk-produk pertanian untuk kebutuhan sendiri, kritik-kritik bermunculan untuk menentang kekurangan-kekurangan yang ada: para konsumen berkurang karena mereka diharuskan membayar harga yang tinggi untuk produk makanan; pengalokasian sumberdaya yang kurang tepat karena tidak efisien, biaya petani yang tinggi terlalu dilindungi, dan terlalu sedikit sumber CAP yang ditujukan untuk perubahan dan modernisasi struktural jangka panjang di sektor pertanian; tingginya harga buatan yang disokong dengan campur tangan pembelian yang merangsang produksi yang berlebihan dan mengakibatkan surplus yang besar yang membutuhkan biaya untuk menyimpan dan kesulitan dalam menjualnya; subsidi ekspor oleh Masyarakat Eropa menyebabkan tertekannya harga pertanian di pasaran dunia, yang disebabkan oleh taktik ini menjadikan hidup lebih sulit bagi negara-negara sedang berkembang, yang beberapa di antaranya (khususnya negara-negara yang tidak ikut dalam PERJANJIAN LOME (LOME AGREEMENT)) telah mengalami pukulan keras oleh efek perdagangan MASYARAKAT EROPA yang membingungkan (Lihat TRADE DIVERSION). Lihat INCOME SUPPORT, GENERAL AGREEMENT ON TARIFFS AND TRADE.

PENGERTIAN KEBIJAKAN PERTANIAN GABUNGAN | ok-review | 4.5