PENGERTIAN KAPUR

By On Monday, April 14th, 2014 Categories : Ilmu Alam

PENGERTIAN KAPUR – Suatu kelompok jenis anggota marga- Dryobalanops yang umumnya berupa pohon-pohon besar. Biasanya, kayu pohon-pohon ini dimanfaatkan untuk bahan bangunan. Jenisnya yang terpenting an­tara lain kapur barus, kapur empedu, kapur kayatan, kapur petanang, kapur sintuk, dan kapur tanduk.
Kapur Barus berupa pohon berukuran besar seting­gi sampai 50 meter dan berbanir setinggi lebih kurang 2,5 meter. Pepagannya berwarna abu-abu atau cokelat muda dan mengelupas besar-besar. Biasanya, secara lokal, pohon ini tumbuh dominan pada hutan primer yang tanahnya berpasir atau berbatu dan tanah-tanah granit di bukit-bukit dekat pantai di bawah ketinggian 400 meter di atas permukaan laut. Daerah penyebar­annya meliputi Malaya, Sumatra, Lingga, Singkep, dan Kalimantan. Kayunya dipergunakan sebagai ba­han bangunan rumah, jembatan, dan perabot rumah tangga. Pepaganiiya dimanfaatkan untuk dinding ru­mah dan atap. Jenis ini merupakan penghasil kapur barus yang sangat penting.
Kapur Empedu berupa pohon besar yang dapat mencapai tinggi 50 meter. Pepagannya berwarna abu- abu cokelat atau cokelat kemerahan, beralur, dan mengelupas kecil-kecil. Tajuknya sangat khas dan berwarna abu-abu kecokelatan. Umumnya, pohon ini tumbuh pada hutan berlereng dekat pantai dengan kondisi tanah podsol dan tanah berpasir. Daerah pe­nyebarannya sangat terbatas, yaitu hanya di Kaliman­tan. Kayunya mudah dikerjakan dan umumnya diper­gunakan untuk bangunan rumah, jembatan, dan pembuatan perahu.
Kapur Kayatan berupa pohon berukuran sedang yang tingginya mencapai 35 meter, dan berbanir ke­cil. Pepagannya berwarna abu-abu atau cokelat tua, mengelupas besar-besar, dan damarnya berwarna pu­tih. Umumnya, pohon ini tumbuh secara menge­lompok pada hutan primer yang berawa atau tanah berpasir dan tanah podsol, pada ketinggian di bawah 200 meter di atas permukaan laut. Daerah penyeba­rannya hanya terbatas di Kalimantan saja. Kayunya berwarna gelap, keras, mudah pecah, dan tidak tahan lama. Kualitasnya pun agak lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis kapur lainnya, tetapi mu­dah dikerjakan. Secara lokal kayunya sering dimanfa­atkan untuk pembuatan rumah dan perahu.
Kapur Petanang berupa pohon yang dapat menca­pai tinggi 40 meter dan berbanir sampai 3,5 meter. Tajuknya rapat, sehingga seakan-akan tak tertembus sinar matahari. Pepagannya yang kuning cokelat atau abu-abu kemerahan mengelupas besar-besar. Warna kayunya ada tiga macam, yakni hampir putih, merah keabu-abuan, dan merah tua. Biasanya pohon ini tum­buh di hutan primer yang tanahnya liat berpasir, ping­giran sungai, sekitar air terjun, dan daerah yang bera- wa-rawa atau di lereng bukit. Daerah penyebarannya meliputi Kalimantan dan Sumatra. Kayunya kuat, awet, keras, dan halus. Biasanya, kayu ini diman­faatkan untuk bangunan rumah, atap, geladak dan, pembuatan perahu. Buah dan bijinya dapat dimakan.
Kapur Sintuk berukuran besar dengan warna pepa- gan cokelat pucat dan kayu gubal cokelat kekuningan. Umumnya, pohon ini tumbuh di daerah berbukit dan lereng di dekat pantai, terutama pada tanah berpasir di bawah ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Daerah penyebarannya sangat terbatas, yaitu di Kali­mantan saja. Kayunya berat, kuat, dan tahan lama. Biasanya, kayu ini dimanfaatkan untuk pembuatan perahu, bangunan rumah, dan alat-alat pertanian. Je­nis pohon ini juga merupakan penghasil kapur barus yang cukup penting.
Kapur Tanduk dapat mencapaf tinggi 50 meter dan berbanir setinggi 2,5 meter. Pepagannya berwarna abu-abu cokelat sampai merah tua atau kadang-ka­dang kehitaman, dan mengelupas besar-besar. Ran­ting-rantingnya seakan-akan menggantung. Pohon besar ini umumnya tumbuh padajtanah lempung yang subur, di daerah yang bergelombang di bagian bawah gunung berapi dan daerah berkapur dengan tanah liat berpasir di bawah ketinggian 700 meter di atas permu­kaan laut.
Daerah penyebarannya terbatas di Kalimantan saja Kayunya kuat, tahan lama, dan mudah dikerjakan* Biasanya, kayunya dimanfaatkan untuk peralatan tanian, bangunan rumah, bantalan kereta api, lantai, dan pembuatan perahu. Jenis ini juga merupakan penghasil kapur barus. Damarnya yang putih merupa, kan bahan yang diperdagangkan.

PENGERTIAN KAPUR | ok-review | 4.5