PENGERTIAN KAPASITOR

By On Saturday, April 12th, 2014 Categories : Teknologi

PENGERTIAN KAPASITOR – Yang disebut juga kondensator (condenser)adalah elemen rangkaian listrik yang ter­diri atas dua konduktor yang dipisah oleh isolator. Konduktor itu disebut lempeng atau elektrode, dan isolatornya disebut dielektrik.
Kapasitor secara luas digunakan untuk tiga mak­sud, yaitu untuk menyimpan tenaga listrik dalam rangkaian; untuk melewatkan arus bolak-balik se­mentara arus searah dibendung; dan merupakan ele­men pada rangkaian pengubah. Untuk menyimpan te­naga, kapasitor dapat diisi dengan tegangan listrik bolak-balik dan tegangan searah. Jumlah tenaga yang dapat disimpan bergantung pada kapasitansinya, yak­ni perbandingan muatan listrik yang dikandung oleh kapasitor itu dan tegangan antara kedua konduktor ujung.
Alat pertama yang dapat menyimpan muatan listrik besar dalam ruangan kecil adalah bejana Leyden, yang diciptakan Pieter van Musschenbroek pada ta­hun 1745. Setahun kemudian, John Bevis, dari Inggris melapisi sebelah dalam dan sebelah luar botol kaca dengan dua lembar logam; cara ini membentuk proto­tipe kapasitor modern.
Setiap jenis kapasitor memiliki kelebihan tertentu, bergantung kepada pemakaiannya. Kapasitansi kapa­sitor berbanding lurus dengan luas lempeng dan ber­banding terbalik dengan jarak antarlempeng. Oleh ka­rena itu bila ukurannya harus kecil, untuk memiliki kapsitansi yang cukup, tebal dielektrik harus sangat kecil, misalnya beberapa belas milimikron. Pertim­bangan ukuran, ketepatan, harga, dan kemampuan un­tuk bertahan pada lingkungan yang keras juga mem­pengaruhi pemilihan kapasitor.
Kapasitor elektrolit sangat berbeda dari kapasitor yang lain. Dalam satu jenis kapasitor elektrolit, lem­peng positif adalah logam, seperti aluminium atau tantalum, tetapi lempeng negatif adalah elektrolit. Dielektriknya berupa lapisan tipis oksida yang me- nyalut lempeng positif. Kapasitor memiliki ukuran yang relatif sangat kecil terhadap kapasitansinya ka­rena lapisan tipis oksida hanya setebal 16 milimikron. Jenis yang hanya cocok untuk mendenyutkan arus searah ini digunakan dalam rangkaian filter dalam ra­dio, televisi, telepon, telegram, dan peranti komputer.
Kapasitor keramik memiliki lempeng logam dan dielektrik yang sebagian besar merupakan campuran oksida titanium dan oksida-oksida lainnya. Jenis ini memiliki daya dielektrik yang baik, dengan tinggi dielektrik tetap, dan menghasilkan kapasitansi sangat tinggi dalam ukuran kecil. Kapasitor jenis ini tahan suhu tinggi.
Kapasitor kertas memiliki lapisan dari kertas kar­ton, yang tebalnya 0,05 sampai 0,02 milimeter, di an­tara dua lembaran aluminium. Kertasnya diresapi cairan seperti minyak, untuk meningkatkan daya die» lektrik, dan karena itu menambah kapasitansi. Banyak  kapasitor dapat digunakan pada tegangan seting2; 100.000 volt tegangan searah atau 14.000 volt tegang, an bolak-balik. Kapasitor-kapasitor kertas yang digunakan pada tegangan yang lebih rendah kadang-kadang diresapi dengan bahan padat seperti naftalenj terklorinasi.
Kapasitor logam-Silikondioksida-Silikon diguna. kan dalam rangkaian terpadu (IC). Kapasitor ini terdi­ri atas lempeng silikon yang disaluti dengan lapisan tipis silikon dioksida yang di atasnya dilapis dengan logam, biasanya aluminium. Tebal silikon dioksida tak boleh lebih dari 13 milimikron karena luas kapa­sitor ini hanya 0,03 milimeter persegi.
Kapasitor plastik-tipis memiliki lempeng logam dan film dielektrik yang terbuat dari polistirena, mylar, atau teflon setipis 0,0064 milimeter. Kapasitor je­nis ini juga digunakan untuk penyimpanan tenaga yang menuntut pengosongan muatan dengan cepat.
Kapasitor variabel udara digunakan misalnya un­tuk memilih frekuensi atau gelombang agar rangkaian dalam radio beresonansi. Kapasitor ini memiliki rang- kaian lempeng-lempeng diam yang berpasangan de­ngan rangkaian lempeng-lempeng bergerak, dan bia­sanya terbuat dari aluminium. Udara adalah dielektrik di antara dua jajaran lempeng. Dengan memutar-mu­tar tombol, luas permukaan lempeng yang tumpang- tindih juga akan berubah, sehingga kapasitansi kapa­sitor ini akan berubah, dan karena itu disebut kapasitor variabel. Dalam rangkaian radio, perubahan kapasitansi ini akan mengubah frekuensi resonansi rangkaian itu.

PENGERTIAN KAPASITOR | ok-review | 4.5