PENGERTIAN KALUMPANG

By On Wednesday, April 9th, 2014 Categories : Antropologi, Budaya

PENGERTIAN KALUMPANG – Situs arkeologis di tepi Sungai Karama, sekitar 146 kilometer timur laut kota Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Selatan, atau sekitar 95 kilometer timur laut muara Sungai Karama di Sempaga di pantai barat Sulawesi Selatan. Tempat ini, yaitu di Bukit Kamasi, sekitar 1 kilometer sebelah barat de­sa Kalumpang, telah menghasilkan temuan purbakala yang cukup berharga, sejak tahun 1933.
Temuan arkeologis antara lain adalah alat batu se­perti kapak persegi, beliung kecil, mata tombak yang diupam, mata panah, gurdi, gergaji, batu upam, batu giling; di samping itu juga ditemukan mesolith. Te­muan lain yang cukup berarti adalah gerabah, yang digunakan baik untuk keperluan rumah tangga, mau­pun sebagai alat upacara, atau bekal kubur. Kalum­pang merupakan salah satu kompleks tradisi gerabah yang penting di samping kompleks lain di Gilimanuk dan Buni; tradisi Kalumpang ini menyebar luas ke arah selatan sampai Takalar. Temuan lain adalah sisa manusia berupa gigi dan tulang Homo sapiens; juga sisa hewan, antara lain anoa, babi, dan ikan. Jamannya diduga dari masa bercocok tanam hingga perundagian.

PENGERTIAN KALUMPANG | ok-review | 4.5