PENGERTIAN JAYADRATA

By On Saturday, April 5th, 2014 Categories : Budaya

PENGERTIAN JAYADRATA – Dalam pewayangan Jawa, sebenar­nya berasal dari kulit bungkus bayi Bima yang atas perkenan para dewa berubah wujud menjadi bayi. Ia dipelihara dan dibesarkan oleh Begawan Sapwani. Se­telah Jayadrata dewasa, wajah dan badannya mirip sekali dengan Bima. Ia hendak mencari Bima yang dianggapnya saudara tuanya. Namun, dalam perjalan­an ia berjumpa dengan Sengkuni yang membujuknya agar mengabdi pada Kurawa. Selain diberi pangkat tinggi, Jayadrata juga dinikahkan dengan Dursilawati, si bungsu dari keluarga Kurawa.
Dalam Baratayuda, Jayadrata yang sakti itu ber­hasil membunuh Abimanyu. Ini membuat Arjuna ma­rah dan bersumpah akan bunuh diri dengan memba­kar diri kalau sampai esok sorenya tak berhasil mem­bunuh Jayadrata. Mendengar sumpah ini pihak Ku­rawa menyembunyikan Jayadrata di garis belakang. Mereka berharap agar Arjuna tak berhasil menemu­kan Jayadrata, sehingga pahlawan Pandawa itu ter­paksa bunuh diri sesuai sumpahnya. Sementara itu, Begawan Sapwani dengan ilmu yang dimilikinya menciptakan seratus orang kembaran Jayadrata, supaya Arjuna salah bunuh.
Namun dengan bantuan Kresna akhirnya Arjuna berhasil membunuh Jayadrata. Menjelang senja, Kres­na menutup sinar matahari dengan senjata Cakra. Hari pun gelap. Jayadrata mengira bahwa senja te­lah tiba. Ia keluar dari persembunyiannya untuk me­nyaksikan Arjuna bunuh diri. Begitu ia menampak­kan diri, panah Arjuna melesat memenggal lehernya. Jayadrata tewas. Tidak lama kemudian Kresna me­narik Cakranya sehingga matahari bersinar kembali.

PENGERTIAN JAYADRATA | ok-review | 4.5