PENGERTIAN JALUR PEMASARAN

By On Thursday, April 3rd, 2014 Categories : Ekonomi

PENGERTIAN JALUR PEMASARAN – Sebuah rantai atau jaringan yang terdiri atas berbagai badan yang secara bersama- sama melaksanakan fungsi utama, yaitu mendistribu­sikan produk dari produsen ke konsumen. Pola dis­tribusi yang paling umum digunakan oleh produsen adalah: (1) produsen—konsumen; (2) produsen— pengecer—konsumen; (3) produsen— pedagang be­sar—pengecer—konsumen; (4) produsen—agen tung­gal—pedagang besar— pengecer—konsumen.
Pola (1) hanya cocok diterapkan untuk industri ke­cil yang jumlah produknya terbatas dan jenis produk­nya tidak tahan lama, misalnya produk makanan yang dihasilkan industri rumah tangga. Kekurangan uta­ma pola ini adalah terbatasnya pasar yang dapat di­jangkau oleh produsen.
Pola (2) pada umumnya diterapkan oleh pengusaha kecil dan menengah yang memproduksi barang konsu­men seperti pakaian, makanan kering, dan sebagai – nya. Biasanya produk dijual dengan cara pembayar­an kredit atau konsinyasi kepada toko dan pasar swa­layan.
Pola (3) diterapkan oleh produsen barang konsu­men dan nonkonsumen dalam jumlah besar yang me­merlukan pendistribusian luas dengan cakupan nasio­nal. Contohnya PT Unilever, PT Indo Food, Dana Paint.
Pola (4) pada umumnya diterapkan untuk produk impor, produk kendaraan bermotor, elektronika, dan farmasi.
Keempat pola distribusi ini merupakan pola distri­busi konvensional yang sudah diterapkan dalam dunia perdagangan sejak beratus tahun lalu. Badan-badan yang berfungsi sebagai mata rantai dalam jaringan dis­tribusi ini pada umumnya merupakan organisasi yang berdiri sendiri, baik produsen, agen tunggal, pedagang grosir, maupun pengecer. Dengan demikian tidak ada satu anggota jaringan yang mendominasi atau memi­liki wewenang untuk mengatur mekanisme seluruh ja­ringan, sehingga apabila terjadi kemacetan dalam pen­distribusian, atau konflik antara anggota jaringan, sulit mencari jalan keluarnya. Maka, para produsen mulai merasakan perlunya mendominasi jalur pema­saran untuk produk mereka, dan berkembanglah po­la distribusi baru yang dikenal sebagai vertical mar­keting system (VMS).

PENGERTIAN JALUR PEMASARAN | ok-review | 4.5