PENGERTIAN JALAN BETON SEMEN

By On Thursday, April 3rd, 2014 Categories : Antropologi, Review

PENGERTIAN JALAN BETON SEMEN – Yang lapisan permukaan­nya dibuat dari beton semen, merupakan pilihan lain di samping jalan aspal. Meskipun belum populer, ja­lan dengan lapisan permukaan beton semen ini Sudah digunakan di Indonesia sejak tahun 1985. Jalan de­ngan perkerasan beton semen pertama kali digunakan di perancis pada tahun 1876 dan di Ohio, Amerika Serikat, pada tahun 1894.
Konstruksi perkerasan jalan beton semen tidak ter­lalu peka terhadap kelebihan beban seperti konstruksi jalan aspal, yang umumnya sulit diatasi. Biaya pe­rawatan lebih murah karena kemungkinan rusak sa­ngat kecil. Umur pemakaiannya lebih panjang, umum­nya hingga 20 tahun. Walaupun konstruksi ini bila di­buat dengan syarat-syarat tertentu tidak mempunyai kemungkinan retak, tetapi ban kendaraan yang lewat di atasnya menjadi lebih cepat aus karena permukaan jalan ‘ebih kasar dan tidak memiliki sifat lentur se­perti aspal. Selain itu getaran yang timbul pada ken­daraan yang lewat di atasnya juga lebih terasa. Getar­an yang terasa dapat sedikit dihindari dengan mem­buat garis beralur ke arah memanjang jalan, pembuat­annya harus rapi dan tidak terlalu dalam. Campuran yang terdiri atas satu bagian semen, dua bagian pa­sir, dan empat bagian kerikil, menghasilkan beton se­men bermutu dan berkekuatan cukup tinggi.
Untuk jalan raya, termasuk juga di Indonesia, la­pisan yang digunakan umumnya seragam, yaitu se­lapis beton mutu tinggi setebal 25 sentimeter untuk jalan tidak bebas hambatan dan 27 sentimeter untuk jalan bebas hambatan yang merupakan pelat beton bersambung tanpa tulangan baja. Untuk landasan pacu bandar udara tebalnya bisa mencapai 35 senti­meter. Untuk lapisan dasar dihampar selapis beton mutu rendah dengan tebal 10 sentimeter di atas tanah dasar. Pada jalan beton, di tengah-tengah lebar jalan biasanya diberikan ikatan kontraksi untuk mengatasi kemungkinan retak-retak yang terjadi.
Beberapa jalan beton semen di Indonesia yang se­dang ‘an akan dibuat antara lain: jalan lingkar DKI; jalan Warung Buncit-Jakarta; jalan Pasar Minggu – Depok, Jakarta; peningkatan jalur jalan Jakarta – Ci­putat – Bogor – Ciawi – Sukabumi – Cianjur – Pada- larang – Cikampek; jalan tol Tangerang – Merak; jalan arteri Medan; jalan arteri Surabaya; jalan tol Sura­baya – Gresik; dan jalan tol Serpong – Jakarta.

PENGERTIAN JALAN BETON SEMEN | ok-review | 4.5