PENGERTIAN INDIGO

By On Monday, March 31st, 2014 Categories : Review

PENGERTIAN INDIGO – Suatu zat warna biru tua untuk mewarnai katun dan wol yang juga disebut indigotin. Tetapi kata indigotin juga dapat berarti senyawa hetero- siklik isomernya. Indigo mempunyai rumus kimia C16H10O2N2. Dulu zat ini diperoleh dari tumbuhan indigo (keluarga kacang-kacangan) yang terutama tumbuh di India. Indigo dalam bahasa Spanyol ber­arti India. Memang kata indigo juga merupakan nama lazim suatu tumbuhan dari marga Indigofera.
Sekarang indigo sering dibuat secara sintetis, yakni dari anilina yang diperoleh dari ter batu bara. Proses sintesis yang ditemukan oleh Adolph von Baeyer dari Jerman dalam tahun 1880 itu pertama kali diterap­kan dalam industri zat warna Jerman dalam tahun 1897. Anilina direaksikan dengan asam kloroasetat untuk menghasilkan fenilglisina. Senyawa ini bila di­panaskan dan diolah lebih lanjut akan menghasilkan indoksil. Oksidasi dengan udara mengubah indoksil menjadi indigo yang berwarna biru tua. Pada indigo alam, indoksil itu diperoleh dari hidrolisis glukosida tak berwarna, yang diperoleh dari ekstrak daun tum­buhan bersangkutan. Indigo hasil oksidasi indoksil mengandung sekitar 70 persen indigotin, dan sisanya terdiri atas zat merah tua yang disebut indirubin, dan bahan kecokelatan.
Indigo merupakan zat warna yang larut dalam air {vat dye). Pasta indigo harus diolah dengan pereduksi yang bersuasana basa agar bisa dipergunakan sebagai zat warna. Maka akan diperoleh pasta yang berwarna kuning dan dapat larut dalam air. Pasta ini biasa di­larutkan dalam air dalam sebuah tong (vat). Kain ka­tun atau wol dicelupkan ke dalamnya, kemudian di­tiriskan dengan dibiarkan di udara. Udara akan meng­oksidasi zat warna kuning menjadi warna biru yang tak luntur. Ketidaklunturan dan kuatnya warna biru ini menyebabkan indigo sangat populer sejak 4000 ta­hun yang lalu.

PENGERTIAN INDIGO | ok-review | 4.5