PENGERTIAN INDEKS KEANEKAAN

By On Monday, March 31st, 2014 Categories : Ekonomi

PENGERTIAN INDEKS KEANEKAAN – Atau indeks diversitas, ada­lah ukuran bagi keanekaragaman spesies dalam suatu komunitas tertentu. Indeks ini dapat dipakai untuk menunjukkan kemantapan komunitas ekosistem, ting­kat suksesi, dan tingkat polusi. Karena polusi dapat menurunkan indeks keanekaragaman, keanekaragam­an biologi dapat dipakai untuk menyatakan kualitas lingkungan. Gangguan atau pencemaran terhadap ekosistem dapat menurunkan keanekaragaman, meski­pun ada beberapa yang dapat menaikkan keaneka­ragaman.
Keanekaragaman hayati menunjukkan adanya ber­macam-macam organisme yang tinggal di suatu ha­bitat. Jika terdapat banyak organisme, daerah itu di­katakan mempunyai keanekaragaman yang tinggi. Keanekaragaman daerah itu dikatakan rendah jika organisme yang ada di sana hanya beberapa macam. Pengukuran keanekaragaman di alam tidak mudah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain tidak diketahuinya jumlah jenis dan individu secara tepat dalam komunitas alam. Jadi, gejala variasi sam­pel ikut juga berpengaruh.
Untuk mengukur indeks keanekaan suatu komuni­tas diperlukan beberapa informasi, seperti (1) banyak­nya spesies; (2) banyaknya individu dalam tiap spe­sies; (3) tempat-tempat yang diduduki oleh individu dari tiap spesies; dan (4) tempat-tempat yang diduduki oleh individu secara terpisah. Pada kebanyakan komu­nitas, hanya data pertama dan kedua yang sering di­peroleh. Beberapa rumus untuk menentukan indeks keanekaan, antara lain: Indeks Spesies Richness, Indeks Simpson, Indeks Shannon-Wiener, dan Indeks Kesamaan Pielou.
Keanekaragaman bisa meliputi keanekaragaman ekosistem, jenis, atau genetika. Gatra yang dapat di­gunakan sebagai ciri keseutuhan ekosistem adalah (1) energetika, berupa taraf trofi atau makanan yang me­liputi produsen, konsumen, dan redusen; (2) pendaur­an hara, yang merupakan peran pelaksana taraf trofi; (3) dan produktivitas, yang merupakan hasil kese­luruhan sistem. Jika dilihat komponen biotanya, jenis yang hidup dalam ekosistem ditentukan oleh hubungannya dengan jenis lain yang tinggal dalam ekosistem tersebut.
Di dalam ekosistem, organisme-organisme itu me­rupakan anggota keseutuhan-keseutuhan tertentu, masing-masing dengan batasan pasti, yang disebut je­nis. Jenis ini terbentuk oleh kesesuaian kandungan genetika yang mengatur sifat-sifat kebakaan dengan lingkungan tempat hidupnya. Proses terjadinya jenis biasanya berlangsung secara perlahan-lahan dan me­makan waktu ribuan tahun.
Setiap jenis memiliki kerangka dasar komponen genetika yang sama. Kerangka dasar tadi tersusun oleh ribuan faktor pengatur kebakaan. Faktor-faktor ini yang akan menentukan, misalnya, suatu bibit jagung berbiji putih, kuning, ungu, merah, dan lain-lain. Untuk setiap sifat yang tampak atau pun yang tidak jelas terlihat, akan ada faktor pengaturnya yang di­sebut gen.

PENGERTIAN INDEKS KEANEKAAN | ok-review | 4.5