PENGERTIAN INATISME

By On Monday, March 31st, 2014 Categories : Filsafat

PENGERTIAN INATISME – Dari kata Latin in dan natus yang ber­arti iahir, bawaan, adalah salah satu teori filsafat yang berpendapat bahwa kebenaran ilmiah dan moral ber­asal dari pengetahuan a priori. Menurut pendukung inatisme akal budi manusia mempunyai kemampuan bawaan untuk menghasilkan gagasan. Aliran ini men­dukung ajaran idea innata sehingga menjelaskan pengetahuan sebagai kesadaran tentang idea innata.
Ada beberapa argumentasi yang digunakan pen­dukung ajaran filsafat ini, antara lain (a) argumentasi metafisik, bahwa badan dan jiwa merupakan dua sub­stansi berbeda. Leibniz menyebut setiap substansi se­bagai monade, suatu realitas yang tertutup satu sama lainnya. Setiap substansi lengkap untuk diri sendiri; (b) argumentasi psikologis, bahwa badan dan penga­laman inderawi menangkap suatu objek berbeda de­ngan yang dicapai akal budi. Pengalaman inderawi menampilkan pengetahuan umum tentang objek (Des­cartes dan Leibniz); (c) argumentasi epistemologis Kant, bahwa putusan terdiri atas putusan analitis yang memuat konsep umum (a priori — secara logis, pre­dikat terdapat secara implisit dalam subjek), putusan sintetis yang bersumber pada pengalaman (aposte- riori), dan putusan sintetis a priori yang bersifat uni­versal dan niscaya. Hal itu tidak berasal dari penga­laman semata, tetapi juga dari kategori formal yang bersifat a priori (terutama tentang waktu dan ruang).
 

PENGERTIAN INATISME | ok-review | 4.5