PENGERTIAN IMUNODEFISIENSI

By On Monday, March 31st, 2014 Categories : Kesehatan

PENGERTIAN IMUNODEFISIENSI  – Suatu keadaan terjadinya pe­nurunan fungsi salah satu atau beberapa komponen sistem imun (kekebalan) tubuh. Penurunan ini meng­akibatkan tubuh menjadi lebih rentan terhadap in­feksi. Jenis mikroorganisme yang menginfeksi tubuh dapat memberi petunjuk mengenai jenis komponen sistem imun yang terganggu, sekaligus membantu arah pengobatan.
Gangguan pada sistem komplemen, misalnya, akan menyebabkan tubuh lebih rentan terhadap infeksi bak­teri pembentuk nanah seperti Neisseria gonorrhoea atau Neisseria meningitidis. Gangguan pada sel-sel polimorf atau monosit akan menurunkan daya tahan tubuh terhadap bakteri. Bila sistem imun humoral dan selular masih normal, infeksi masih dapat diatasi de­ngan hanya memberikan antibiotika yang sesuai.
Gangguan fungsi sel limfosit B akan menyebabkan turunnya respons imun humoral tanpa gangguan ber­arti pada respons imun seluler. Penderita akan lebih rentan terhadap infeksi oleh bakteri penghasil nanah (piogenik) ataupun Pneumocystis carinii dan penyem­buhan baru dapat dicapai setelah pemherian gama- globulin untuk mengembalikan fungsi respons imun humoral.
Gangguan fungsi sel limfosit T akan menyebabkan menurunnya respons imun seluler dengan disertai pe­nurunan respons imun humoral, yang menyebabkan penderita sangat mudah terserang oleh beberapa jenis virus atau jamur seperti Candida. Apabila keadaan ini disebabkan oleh gangguan pembentukan dan per­tumbuhan kelenjar timus, maka dibutuhkan pencang­kokan kelenjar timus untuk mengatasinya.
Bentuk gangguan yang terberat disebabkan oleh ke­rusakan pada sel sumsum tulang, misalnya pada ke­adaan yang disebut Severe Combined Immune Defi­ciency (SCID). Pada kelainan ini, fungsi kekebalan hampir tidak terdapat, sehingga dibutuhkan pencang­kokan sumsum tulang.

PENGERTIAN IMUNODEFISIENSI | ok-review | 4.5