PENGERTIAN IMORTALITAS

By On Sunday, March 30th, 2014 Categories : Antropologi, Sosiologi

PENGERTIAN IMORTALITAS – Dari kata Latin in dan mortalis yang berarti tidak mati, adalah ajaran yang menga­takan bahwa jiwa atau pribadi manusia secara kese­luruhan memiliki kemampuan atau jaminan untuk hi­dup terus tanpa akhir. Secara mutlak imortalitas men­jadi ciri khas wujud ilahi, karena esensi dan eksistensi terwujud secara identik. Imoritalitas dimiliki oleh makhluk rohani yang tercipta. Dalam hal ini gagasan imortalitas mengandung dua prinsip:'(tf) imortalitas temporal, keberlangsungan hidup jiwa tiap individu setelah kematian badan dan (b) kekekalan, perpindah­an jiwa ke tempat yang lebih tinggi dan tidak bisa di­batasi oleh ruang dan waktu.
Secara umum pengertian imortalitas manusia diba­tasi pada momentum setelah kematian. Tetapi gagas­an semacam ini sering diperluas dengan memasukkan gagasan perpindahan jiwa (gagasan Pythagoras, jiwa mengalami nasib perpindahan buta) dan gagasan bah­wa jiwa mengalami praeksistensi (Plato, jiwa meng­alami praeksistensi dalam dunia idea).
Ada beberapa argumentasi yang membenarkan ajaran imortalitas: (tf) argumentasi metafisik, ber­usaha menyimpulkan imortalitas berdasarkan ciri ji­wa yang sederhana, berdikari dari tubuh, dan mem­punyai pengetahuan tentang kebenaran abadi; (b) argumentasi moral, dalam hal ini Kant mengatakan bahwa imortalitas adalah pengandaian dasar bagi ke­wajiban moral; (c) argumentasi empirikal, terutama argumentasi Dugald Stewart tentang keinginan ma­nusia, mengatakan bahwa kerinduan manusia menun­tut imortalitas manusia.
Beberapa pemikir seperti Agustinus, Thomas Aqui­nas, Descartes, Leibniz, dan Kant, berpendapat bahwa imortalitas manusia berabsopsi pada pribadi absolut yang kaya akan nilai dan kebenaran, sehingga hidup manusia mempunyai maknanya yang terjauh.

PENGERTIAN IMORTALITAS | ok-review | 4.5