PENGERTIAN IMITASI

By On Sunday, March 30th, 2014 Categories : Review

PENGERTIAN IMITASI – Suatu respons yang serupa dengan stimu­lus, atau rangkaian tingkah laku yang ditimbulkan oleh karena mengamati tingkah laku yang serupa pa­da orang lain. Imitasi atau peniruan ini merupakan salah satu mekanisme sangat berperanan penting da lam proses sosialisasi anak dan dalam penerusan nilai- nilai kultural.
Karena terkesan oleh persamaan-persamaan peri­laku dalam masyarakat dan kecenderungan para ang­gota masyarakat baru (anak-anak) untuk meniru po­la perilaku orang di sekitarnya, semula para pengamat menduga adanya naluri meniru pada manusia. Dugaan itu dewasa ini sudah ditinggalkan, karena ternyata imi­tasi atau peniruan itu tidak terjadi pada semua peri­laku, dan hanya terjadi bila perilaku meniru itu me­nambah atau meningkatkan kepuasan si pelaku.
Anak-anak belajar banyak tentang bahasa dan, bila mereka sudah agak besar, tentang sikap dan perilaku sosial yang wajar menurut norma-norma masyarakat, melalui peniruan. Yang mereka tiru adalah model- model atau contoh-contoh yang selalu mereka temui, yang mereka sukai, yang menarik dalam pandangan mereka, atau yang membangkitkan gairah mereka. Di sinilah terletak salah satu keterangan mengapa anak- anak kadang-kadang bisa mengucapkan kata-kata atau menggunakan bahasa kasar atau tak senonoh, yang tidak pernah digunakan dalam lingkungan ke­luarga mereka.
 
PENGERTIAN IMITASI – Suatu respons yang serupa dengan stimu­lus, atau rangkaian tingkah laku yang ditimbulkan oleh karena mengamati tingkah laku yang serupa pa­da orang lain. Imitasi atau peniruan ini merupakan salah satu mekanisme sangat berperanan penting da lam proses sosialisasi anak dan dalam penerusan nilai- nilai kultural.
Karena terkesan oleh persamaan-persamaan peri­laku dalam masyarakat dan kecenderungan para ang­gota masyarakat baru (anak-anak) untuk meniru po­la perilaku orang di sekitarnya, semula para pengamat menduga adanya naluri meniru pada manusia. Dugaan itu dewasa ini sudah ditinggalkan, karena ternyata imi­tasi atau peniruan itu tidak terjadi pada semua peri­laku, dan hanya terjadi bila perilaku meniru itu me­nambah atau meningkatkan kepuasan si pelaku.
Anak-anak belajar banyak tentang bahasa dan, bila mereka sudah agak besar, tentang sikap dan perilaku sosial yang wajar menurut norma-norma masyarakat, melalui peniruan. Yang mereka tiru adalah model- model atau contoh-contoh yang selalu mereka temui, yang mereka sukai, yang menarik dalam pandangan mereka, atau yang membangkitkan gairah mereka. Di sinilah terletak salah satu keterangan mengapa anak- anak kadang-kadang bisa mengucapkan kata-kata atau menggunakan bahasa kasar atau tak senonoh, yang tidak pernah digunakan dalam lingkungan ke­luarga mereka.

PENGERTIAN IMITASI | ok-review | 4.5