PENGERTIAN IKATAN MOTOR INDONESIA

By On Friday, March 28th, 2014 Categories : Review

PENGERTIAN IKATAN MOTOR INDONESIA. Disingkat IMI, adalah induk organisasi olah raga bermotor (otomotif) di In­donesia. IMI menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Federasi Automobil Internasional (FIA), dan Aliansi Turisme Internasional (AIT). Hingga tahun 1989 IMI memiliki 22 cabang Pengurus Daerah.
IMI bertujuan membina dan mengembangkan olah­raga bermotor di Indonesia. Induk organisasi ini menge­luarkan ijin dan rekomendasi bagi setiap pembalap mobil, motor, atau kegiatan wisata bermotor lainnya. IMI ber­hak menerbitkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) interna­sional, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) interna­sional, Kartu Ijin Start Internasional bagi setiap olah­ragawannya, bahkan juga mengeluarkan berbagai surat yang bersangkutan dengan urusan bea cukai yang disebut Carnet de Passages en dounne. Kegiatan IMI kerap kali tidak terlepas dari kegiatan dealer atau perakit kendaraan bermotor di Indonesia. Sejak tahun 1985 IMI dipimpin oleh Hutomo Mandalaputra, yang giat menyelenggarakan kegiatan rally mobil, slalom test, motocross, dan lain- lain di Jakarta dan kawasan ASEAN.
Cikal bakal IMI adalah Javasche Motor Club (JMC) yang berdiri pada tanggal 27 Maret 1906 di Semarang, Jawa Tengah. JMC adalah organisasi yang pertama kali mengurus olah raga bermotor di Indonesia. Organisasi ini kemudian berganti menjadi Het Koninklijke Neder­lands Motor Club. Sejak tahun 1950 organisasi itu ber­ubah lagi menjadi Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Sesuai tradisi, yang dapat memangku jabatan ketua umum IMI adalah mereka yang berasal dari kalangan Departemen Perhubungan. Ketua umumnya yang per­tama adalah H. Djuanda, kemudian berturut-turut Jen­deral Hidayat, Frans Seda, Emil Salim, dan Sumpono Bayuaji; sedangkan ketua umum PB. IMI pada tahun 1989 adalah Ir. Giri Suseno (Dirjen Perhubungan Darat).

PENGERTIAN IKATAN MOTOR INDONESIA | ok-review | 4.5