PENGERTIAN IDEOLOGI

By On Saturday, March 22nd, 2014 Categories : Filsafat

PENGERTIAN IDEOLOGI. Seperangkat pemikiran utuh yang me­ngandung kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang dianggap dapat memberi petunjuk mengenai apa yang “baik” dan apa yang “buruk” bagi masyarakat tertentu. La­zimnya istilah ini dipakai dalam menjelaskan bagai­mana suatu masyarakat atau bangsa berusaha mema­hami dunia serta alam sekitarnya atas dasar pengalam­an sejarah, perkembangan jaman, serta apa yang se­baiknya dituju.
Dalam kepustakaan ilmu-ilmu sosial, ideologi le­bih sering diidentifikasikan dengan usaha nyata se­orang atau sekelompok pemimpin untuk memajukan bangsanya atas dasar “pegangan” paham atau pemi­kiran tertentu yang dijabarkan secara sistematis dan terinci. Ideologi mewarnai pemikiran politik, kaidah hukum kebiasaan, serta adat masyarakat.
Ideologi dapat dibagi atas ideologi formal dan ideo­logi tak resmi. Ideologi formal adalah ideologi yang resmi dijadikan paham yang diberi bobot kenegaraan. Oleh sebab itu, ideologi semacam itu disebut ideologi resmi (lihat Ideologi Negara). Berdasarkan penga­laman abad ke-20, ideologi yang dikukuhkan melalui keputusan pemerintahan disebut ideologi yang teratur. Dalam masyarakat liberal, ideologi yang diresmikan melalui suatu keputusan resmi cenderung dicurigai ka­rena dianggap setara dengan paham-paham komunis­me dan Nazisme; pandangan itu diwarnai pengalaman masyarakat Barat, terutama Inggris dan Amerika Se­rikat, dalam melawan Stalinisme dan fasisme di Uni Soviet dan Jerman semasa Adolf Hitler.
Dalam kenyataannya, masyarakat liberal pun me­miliki ideologi tak resmi yang diajarkan secara tidak formal melalui kisah-kisah serta dongeng-dongeng. Di Amerika Serikat, misalnya, ideologi yang dianut ada­lah paham “persaingan bebas” atau “kewiraswastaan.” Kaidah-kaidah itu ditanamkan sejak awal di ling­kungan keluarga dan sekolah, sehingga merupakan ideologi “tak resmi.”

PENGERTIAN IDEOLOGI | ok-review | 4.5