PENGERTIAN IDEOLOGI NEGARA

By On Saturday, March 22nd, 2014 Categories : Antropologi

PENGERTIAN IDEOLOGI NEGARA. Suatu pemikiran dasar yang berlaku dalam masyarakat dan budaya tertentu yang telah diresmikan sebagai paham dengan cakupan se­mua warga dalam wilayah hukum negara-bangsa ter­sebut. Ideologi negara kerap lahir dan diresmikan se­bagai dasar untuk mempersatukan suatu masyarakat yang karena corak budaya serta perbedaan susunan sosialnya merasa harus “dipersatukan” melalui suatu paham baru, di atas paham-paham sempit yang me­mentingkan agama, kedaerahan, suku, dan ling­kungan.
Pada masyarakat dan negara yang sedang berkem­bang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, ideologi negara kerap dipandang sebagai salah satu prasyarat pokok untuk mencapai stabilitas politik, pembangunan ekonomi serta industrialisasi, atas dasar anggapan bahwa modernisasi suatu bangsa memerlukan “satu pol^ pikir, satu pola tindak, dan satu pola evaluasi” secara terus-menerus dan konsisten. Kerap kali, ideo­logi negara dilancarkan atas nama seorang tokoh atau paham tunggal yang harus dituruti oleh para warga yang tunduk kepadanya. Di masa lampau, ideologi negara yang berlandaskan pentokohan pemimpin atau
paham misalnya Sukarnoisme di Indonesia, Sihanou- kisme di Kambodia tahun 1960-an, Nasserisme di Me­sir, Nkrumahisme di Ghana, Peronisme di Argentina tahun 1950-an. Ideologi negara di setiap bangsa ter­sebut oleh kalangan ahli ilmu politik sering disebut gejala pembentukan bangsa oleh pemimpin generasi pertama yang harus meletakkan dasar-dasar kesamaan pandangan politik sebagai langkah pertama ke arah usaha memajukan bangsa.
Dalam ideologi negara lazimnya disebutkan sifat- sifat bajik yang sebaiknya dimiliki oleh pemimpin dan rakyat yang bersangkutan; karena itu rumus kata dan ungkapan sering kali diambil dari pemikiran dan tra­disi lama yang kerap bertentangan dengan pemikiran modern seperti paham kapitalisme, marxisme, dan in­dustrialisasi.

PENGERTIAN IDEOLOGI NEGARA | ok-review | 4.5