PENGERTIAN HIPNOTIS DAN PERUBAHAN

By On Friday, October 25th, 2013 Categories : Psikologi

Hipnotis adalah suatu kondisi pikiran tertentu yang biasanya dibarengi dengan hal-hal berikut:
(1) peningkatan intensitas konsentrasi fokal bila dibandingkan dengan tingkat kesadarannya;
(2) perubahan-perubahan persepsi, memori dan orientasi temporal;
(3) peningkatan kepekaan kontrol terhadap fungsi-fungsi motorik otomatis;
(4) disosiasi sebagian pengalaman nyata; serta
(5) intensifikasi keterkaitan interpersonal, disertai kenaikan kepekaan dan suspensi penilaian kritis. Setiap orang bisa mengalami perubahan-perubahan tersebut ketika ia berada pada ambang hipnotis, yang memang sering digunakan sebagai instrumen untuk menciptakan perubahan terapis atau untuk keperluan pengobatan. Metode hipnotis sering digunakan bagi para penderita gangguan yang berhubungan dengan ciri-ciri psikosomatik.
Hipnotis bukan kondisi tidur, melainkan kondisi yang memungkinkan pergeseran perhatian dalam bilangan detik. Seseorang yang sepenuhnya terhipnotis begitu mudah menyerap pengalaman baru atau membangkitkan pengalaman lama dalam pikirannya, semudah ia membaca novel atau menonton film. Semua hipnotis sebenarnya berlangsung oleh diri sendiri, dan orang yang menghipnotis sekedar perantaranya. Namun tidak semua orang bisa terhipnotis. Dari berbagai studi, terungkap bahwa semakin tua seseorang ia akan lebih mudah terhipnotis; di kalangan usia dewasa, hanya sekitar duapertiganya yang bisa terhipnotis dan hanya 5 persen yang sangat mudah terhipnotis. Data ini sangat penting bagi para psikiater yang memakai hipnotis sebagai instrumen pengobatannya. Kapasitas untuk mengalami hipnotis sebanding dengan tingkat kesehatan mental dan fungsi otak. Studi-studi neurofisiologis menunjukkan bahwa orang yang terhipnotis menjalani fungsi-fungsi elektris yang sangat cepat di otaknya, dan hal itu hanya mungkin jika kesehatan otaknya cukup baik.
Hipnotis sejak lama merupakan perangkat ampuh dalam dunia kedokteran, khususnya untuk gangguan-gangguan kejiwaan, seperti rasa takut, cemas, sakit; atau stres besar dan post-trauma perseptual dan perilaku seperti kebiasaan merokok. Melalui hipnotis, kebiasaan seseorang bisa diubah menjadi lebih baik. Dalam kondisi terhipnotis. seorang pasien akan memberikan berbagai informasi yang sangat penting untuk menentukan strategi pengobatan terbaik baginya. Sejumlah besar individu berkepribadian ganda, penderita imsonia dan pengidap gangguan mental akut telah berhasil diobati melalui hipnotis. Namun perlu dicatat bahwa bukan hipnotis itu yang menghilangkan penyakit, melainkan hipnotis itu memungkinkan pasien memberikan aneka keterangan yang berharga bagi keperluan pengobatannya. Semua psikoterapi mengandung elemen inter-personal dan intrapsifik yang memudahkan terjadinya perubahan. Kondisi hipnotis memacu konsentrasi terfokus, dan memungkinkan orang yang mengalaminya untuk mengubah pengalaman psikologis dan somatik, serta meningkatkan reseptivitas input dari pihak lain. Ini menjadikan hipnotis sebagai alat yang tepat untuk mengadakan psikoterapi, dan merupakan suatu fenomena psikobiologis yang sangat menarik.

PENGERTIAN HIPNOTIS DAN PERUBAHAN | ok-review | 4.5