PENGERTIAN HEPATITIS ENZOOTIK

By On Saturday, March 1st, 2014 Categories : Kesehatan

Penyakit radang hati pa­da hewan, pertama kali ditemukan di Kenya pada ta­hun 1931 oleh Daubney, Hudson, dan Garnham. Ra­dang hati yang disebabkan oleh Arbovirus ini biasa­nya menyerang domba, sapi, kadang-kadang juga kamb g, dan hanya ditemukan di Afrika. Manusia bisa tertulari penyakit ini, terutama ketika terjadi wa­bah pada hewan. Wabah biasanya terjadi pada mu­sim kemarau dengan tingkat kelembapan yang ting­gi. Lingkungan seperti itu disukai oleh nyamuk yang menularkan penyakit ini.
Penyakit ini bersifat akut dengan masa inkubasi 1—3 hari. Gejala yang ditimbulkannya berupa demam tinggi, lemah, lesu, tinja berdarah, kemudian dapat diikuti kematian dalam 24 jam. Pada pemeriksaan ja­ringan hewan ditemukan kerusakan sel-sel hati, dan perdarahan kelenjar getah bening, jantung serta usus. Pada manusia, penyakit ini tidak fatal. Gejala yang timbul mirip gejala influenza atau demam dengue, yang dapat berupa demam, nyeri sendi, mual, dan muntah. Penyakit akan sembuh total dalam beberapa hari.
Penyakit ini merupakan penyebab kematian yang cukup hebat pada ternak domba dan sapi. Tingkat kematian domba dewasa sekitar 20 persen. Pada sapi, kematian yang ditimbulkannya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 10 persen; namun, penyakit ini menye­babkan banyak hewan yang sedang bunting meng­alami keguguran. Pada anak sapi yang masih muda, tingkat kematian akibat penyakit ini sangat besar, yaitu sekitar 95—100 persen. Hewan yang sembuh dari Penyakit ini akan mendapatkan kekebalan alami. Un­tuk mencegah terjadinya wabah, hewan diberi imuni­sasi terhadap penyakit ini.

PENGERTIAN HEPATITIS ENZOOTIK | ok-review | 4.5